Satukanal.com – Samsung dikabarkan siap merombak salah satu sektor yang paling sering menuai kritik dari para penggunanya, yaitu daya tahan baterai dan kecepatan pengisian daya. Selama ini, lini Galaxy Z Fold seolah tertinggal dalam urusan kapasitas daya. Ketika para kompetitor berani menyematkan baterai jumbo, Samsung masih setia dengan kapasitas 4.400mAh dan pengisian daya 25W. Namun, lewat lini Samsung Galaxy Z Fold 8, peta persaingan ini diprediksi bakal berubah total.
Bocoran
Berdasarkan bocoran dari pengamat industri Ice Universe, varian tertinggi yang diduga bernama Galaxy Z Fold 8 Ultra akan mengusung baterai berkapasitas 5.000mAh. Lompatan ini kian sempurna karena Samsung akhirnya menyematkan fitur pengisian daya cepat (fast charging) 45W. Kombinasi ini jelas menjadi angin segar bagi mobilitas pengguna kelas atas.
Menariknya, peningkatan performa ini tidak membuat desainnya menjadi bongsor. Dikutip dari laman tautekno.id, Samsung berhasil melakukan efisiensi komponen, sehingga Fold 8 Ultra dirumorkan tetap tampil elegan dengan bobot ringan sekitar 215 gram. Saat dibentangkan, ketebalannya hanya 4,1 mm, dan melar menjadi 8,9 mm saja ketika dilipat.
Eksperimen Dua Desain Berbeda
Langkah Samsung kali ini terbilang cukup berani dengan menghadirkan dua opsi bentuk bodi untuk memenuhi selera pasar yang beragam:
Galaxy Z Fold 8 Ultra: Ditujukan bagi pencinta desain klasik Samsung yang mengutamakan bodi tinggi, ramping, dan nyaman digenggam satu tangan.
Galaxy Z Fold 8 (Varian Lebar): Model yang mengadopsi aspek rasio lebih pendek namun melebar. Varian ini juga mendapat jatah upgrade baterai menjadi 4.800mAh dengan teknologi pengisian daya 45W yang sama.
Strategi pembaruan ini dinilai sangat tepat sasaran. Ketika euforia visual ponsel lipat mulai dianggap biasa oleh konsumen, aspek fungsionalitas harian seperti daya tahan baterai justru menjadi penentu utama. Jika rumor ini terbukti akurat, Samsung berpeluang besar mengamankan kembali takhta tertingginya di pasar smartphone layar lipat.






