BERITA

Rakernas Evaluasi Haji 2026 Dibuka di Lapangan Makodau I Halim Perdanakusuma

×

Rakernas Evaluasi Haji 2026 Dibuka di Lapangan Makodau I Halim Perdanakusuma

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M sekaligus Retret Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dibuka di Lapangan Galaxy Markas Komando Daerah Angkatan Udara (Makodau) I Halim Perdanakusuma, Sabtu 4 Juli 2026. (Foto: Kemenhaj RI)

Satukanal.com, Jakarta – Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M sekaligus Retret Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dibuka di Lapangan Galaxy Markas Komando Daerah Angkatan Udara (Makodau) I Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu 4 Juli 2026.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI Teguh Dwi Nugroho mengungkapkan, peserta rakernas dan retret sebanyak 967 orang. Terdiri dari pejabat dan staf Kemenhaj RI 447 orang, pimpinan Kantor Wilayah Kemenhaj provinsi 68 orang, kepala Kemenhaj kabupaten/kota 452 orang, dan pimpinan asrama haji kelas I dan II sebanyak 17 orang.

Teguh menyatakan, Kemenhaj RI tahun ini melaksanakan amanah yang tidak ringan. “Selain melaksanakan pelayanan haji, namun juga menyelesaikan organisasi secara keseluruhan di Indonesia,” katanya.

Melalui rakernas ini, kata dia, Kemenhaj RI berkepentingan untuk mengukur capaian kinerja, menemukan apa saja kendala yang dihadapi, dan menyusun SOP meningkatkan mutu pelayanan.

Dengan tagline rakernas “Berbenah Tanpa Henti, Menghadirkan Layanan Haji yang Profesional, Humanis, dan Adaptif”, Teguh menyatakan, acara ini menjadi sarana evaluasi menyeluruh atas pelaksanakan haji, baik pra operasional, saat operasional, Armuzna, dan fase pemulangan.

Secara spesifik, dia mengungkapkan, rakernas akan melakukan identifikasi masalah kendala teknis dan non teknis saat keberangkatan jamaah, operasional haji, pemulangan, mengukur capaian target layanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi.

READ  Santri Hafiz Al-Qur'an dari UIN KHAS Jember Ukir Sejarah Jadi Google Student Ambassador 2026

Selain itu, juga mengukur capaian bimbingan ibadah, kesehatan, inovasi layanan digital, serta menyusun rekomendasi langkah strategis untuk pelayanan haji yang akan datang.

Lebih mendetail lagi, Teguh memaparkan, forum ini juga akan mengevaluasi seluruh layanan di dalam negeri.

“Mulai dari pelunasan biaya haji, bimbingan manasik haji, rekrutmen dan pelatihan petugas, kesehatan, Nusuk, pelayanan di embarkasi dan debarkasi,” tuturnya.

Pelayanan di luar negeri juga tidak luput dari evaluasi. Seperti, pada fase puncak haji, pergerakan jamaah dan petugas di Armuzna, dan layanan umum syarikah, sistem digitalisasi seperti efektivitas siskohat, siskohatkes, kawal haji, juga kelembagaan, regulasi, pengawasan, koordinasi antarinstansi.

Rakernas akan diisi dengan sejumlah desain acara, seperti paparan narasumber, tanya jawab, dan perumusan rekomendasi. Juga ada pengayaan wawasan, mulai dari Menhaj, Wamenhaj, Ketua Komisi VIII DPR, anggota V BPK, para dirjen, irjen, ombudsmen, dan staf teknis haji KJRI

“Sedangkan retret didampingi langsung oleh fasilitator TNI dan Polri. Diharapkan, retret tidak sekadar sebagai penyegaran, namun ikhtiar strategis membangun sinergi, kekompakkan, dan ketangguhan mental,” pungkas Teguh.

(Penulis: Hari Setiawan/Satukanal.com)