BERITA

Wamenhaj RI Sambut Kedatangan Petugas Haji Daker Madinah dan Bandara

×

Wamenhaj RI Sambut Kedatangan Petugas Haji Daker Madinah dan Bandara

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyambut kedatangan petugas haji Daker Madinah dan Bandara, Kamis 2 Juli 2026. (Foto: Kemenhaj RI)

Satukanal.com, Jakarta – Sebanyak 373 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kamis 2 Juli 2026.

Mereka adalah gelombang pertama kedatangan petugas dari dua daker tersebut. Kedatangan petugas dari Daker Madinah dan Bandara gelombang kedua dijadwalkan Jumat ini.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyambut langsung kepulangan para petugas PPIH Daker Madinah dan Bandara tersebut.

Para petugas itu telah menyelesaikan misi pelayanan jamaah haji selama 77 hari di Madinah dan dua bandara kedatangan dan kepulangan jamaah haji Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Dahnil menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh petugas beserta keluarga yang telah menjadi bagian penting dari suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Indonesia.

“Amanah besar ini telah Saudara laksanakan dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan keikhlasan. Apresiasi yang sama juga saya sampaikan kepada seluruh keluarga PPIH yang dengan tulus mengikhlaskan dan mendukung putra-putri terbaiknya menjalankan tugas negara di Tanah Suci.

“Tanpa doa, kesabaran, dan dukungan keluarga, pengabdian ini tidak akan berjalan dengan baik. Semoga setiap ikhtiar, pengorbanan, dan keikhlasan yang telah diberikan menjadi amal saleh dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” ujar Wamenhaj.

READ  Oppo Siapkan Oppo Pad Mini dengan Chipset Snapdragon 8 Gen 5

Menurut Wamenhaj, berakhirnya operasional haji 1447 H/2026 M bukanlah akhir dari pekerjaan, melainkan awal untuk melakukan evaluasi menyeluruh sebagai landasan penyelenggaraan ibadah haji pada musim berikutnya.

Wamenhaj menegaskan, Kemenhaj RI akhir pekan ini akan melaksanakan evaluasi penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M.

Pihaknya akan memperkuat penerapan prinsip istithaah sebagai fondasi utama penyelenggaraan haji, melakukan penataan biaya penyelenggaraan ibadah haji agar semakin efektif, efisien, dan akuntabel, serta terus meningkatkan kualitas tata kelola dan sumber daya manusia petugas haji.

“Seluruh evaluasi yang kami lakukan bermuara pada satu tujuan, yaitu menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jamaah.

“Penguatan istithaah, penataan biaya haji, serta peningkatan kualitas petugas akan menjadi fokus dalam mempersiapkan musim haji berikutnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dahnil mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang mengatasnamakan Kemenhaj terkait rekrutmen PPIH.

“Hingga saat ini Kemenhaj belum membuka rekrutmen PPIH untuk penyelenggaraan ibadah haji musim berikutnya. Apabila ada pihak yang menawarkan kelulusan, meminta sejumlah uang, atau mengatasnamakan Kemenhaj dalam proses rekrutmen, dapat dipastikan hal tersebut adalah penipuan,” tegasnya.

Wamenhaj mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Kemenhaj.

“Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Semua kebijakan dan tahapan penyelenggaraan haji akan kami sampaikan secara terbuka melalui kanal resmi Kemenhaj,” pungkasnya.

(Penulis: Hari Setiawan/Satukanal.com)