Satukanal.com – Kabar gembira bagi para pencinta gawai. Xiaomi tampaknya sedang bersiap memperkenalkan lini ponsel pintar terbarunya, Redmi 17 5G, ke pasar internasional dalam waktu dekat. Dikutip dari tautekno.id, kehadiran perangkat ini terendus setelah data spesifikasi dan nomor modelnya bocor melalui dokumen sertifikasi resmi SIRIM di Malaysia serta otoritas NCC di Taiwan.
Langkah ini sekaligus mengungkap keputusan mengejutkan dari sang produsen. Xiaomi memilih untuk tidak menggunakan nama Redmi 16, melainkan langsung melompati generasi tersebut dan menamai suksesor dari seri Redmi 15 ini sebagai Redmi 17 5G.
Bocoran
Berdasarkan lembar data dari NCC Taiwan, ponsel yang membawa kode model 26062RN92G ini dirancang untuk menyasar berbagai segmen pengguna. Hal tersebut terlihat dari ketersediaan empat opsi kombinasi memori yang cukup luas, mulai dari varian paling standar berkapasitas 4GB+64GB, 4GB+128GB, 4GB+256GB, hingga varian tertinggi dengan performa lebih mulus sebesar 8GB+256GB.
Sektor pasokan daya menjadi daya tarik utama sekaligus peningkatan paling mencolok pada smartphone ini. Merujuk pada kecocokan nomor model baterai BM7H dengan dokumen sertifikasi TÜV yang sempat beredar, Redmi 17 5G dipastikan bakal menggendong baterai berkapasitas masif mencapai 7.500mAh. Untuk mengisi daya jumbo tersebut, Xiaomi menyertakan kepala pengisi daya cepat (fast charging) bawaan dengan output hingga 45W. Spesifikasi ini jelas jauh lebih unggul ketimbang pendahulunya yang hanya mengandalkan baterai 7.000mAh dan pengisian 33W.
Fitur
Selain baterai besar, ponsel tangguh ini juga telah dibekali sertifikasi IP64 yang menjamin bodinya lebih aman dari partikel debu serta cipratan air ringan. Sisi konektivitasnya pun terbilang sangat lengkap untuk sebuah ponsel kelas menengah, mencakup dukungan jaringan 5G, 4G LTE, Wi-Fi dual-band, Bluetooth, port USB Type-C, hingga fitur NFC yang sangat berguna untuk mengecek maupun mengisi saldo kartu elektronik. Meski tanggal rilis resminya masih dirahasiakan, kemunculan dokumen di berbagai lembaga sertifikasi ini menandakan bahwa peluncuran globalnya sudah di depan mata.






