BERITA

Kemenhaj RI Tetap akan Tingkatkan Layanan kepada Jamaah Haji Lansia, Disabilitas, dan Perempuan

×

Kemenhaj RI Tetap akan Tingkatkan Layanan kepada Jamaah Haji Lansia, Disabilitas, dan Perempuan

Sebarkan artikel ini
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenhaj RI Puji Raharjo berbincang dengan jamaah LOP 06 di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Ahad 7 Juni 2026 malam. (Foto: Media Center Haji 2026/Muhaimin)

Satukanal.com, Jeddah – Pelayanan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terhadap jamaah lanjut usia (lansia), disabilitas, dan perempuan menuai banyak apresiasi.

Namun, Kemenhaj RI tetap akan melakukan evaluasi dan upaya perbaikan dalam penyelenggaraan di masa mendatang.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenhaj RI Puji Raharjo menyatakan, apresiasi itu tampak dari testimoni jamaah.

​”Terkait dengan ramah lansia, sudah banyak testimoni dari jemaah. Tadi kita melihat sendiri dua jemaah lansia yang memberikan respons yang cukup baik terhadap pelayanan kita,” ujar Puji, di sela-sela melepas jamaah kloter 6 Debarkasi Lombok (LOP 06) di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Ahad 7 Juni 2026.

Kalangan jamaah disabilitas pun, kata Puji, merasakan peningkatan layanan Kemenhaj RI tahun ini.

Diakui Puji, pada musim haji tahun ini pihaknya secara khusus menggandeng Komisi Nasional Disabilitas (KND) untuk mengawal seluruh proses tahapan haji. Keterlibatan KND ini dimulai sejak tahap persiapan, pelaksanaan, hingga kepulangan jemaah ke tanah air.

​”Alhamdulillah, berdasarkan testimoni dari teman-teman disabilitas, tahun ini layanan disabilitas cukup mendapat apresiasi. Kaum disabilitas memang harus mendapatkan perhatian khusus,” tambahnya.

Menurut dia, desain pelayanan haji tahun ini sejak awal memang pro kaum rentan, yaitu lansia, disabilitas, dan perempuan.

Khusus jamaah perempuan, lanjut dia, sejak awal mendapat perhatian penuh karena jumlahnya lebih banyak daripada jamaah laki-laki.

READ  Aziziah Jadi Wilayah Akomodasi Baru, Jamaah Haji: Layanan Sudah Baik

Karena itu, jumlah petugas perempuan tahun ini ditambah. Jumlahnya terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan haji. Petugas perempuan itu juga ditempatkan pada fungsi pembimbing ibadah (bimbad).

​”Musim haji tahun ini adalah rekor terbanyak untuk keterlibatan petugas perempuan. Begitu juga dengan pembimbing ibadah perempuan yang kita perbanyak.

“Karena jamaah haji Indonesia sebagian besar adalah perempuan, maka petugas perempuan di layanan umum, layanan kesehatan, maupun layanan ibadah terus kita tingkatkan,” tutur Puji.

​Meskipun secara keseluruhan operasional haji berjalan sukses dan menuai banyak pujian, Puji mengakui pihaknya tetap memiliki sejumlah catatan evaluasi, khususnya mengenai fasilitas penunjang untuk jamaah perempuan saat puncak haji di Mina.

​Ia mengakui bahwa ketersediaan dan rasio toilet untuk perempuan di Mina masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi bersama pihak syarikah atau otoritas terkait di Arab Saudi.

​”Memang catatannya soal perempuan ini tentang ketersediaan toilet di Mina, khususnya yang belum sesuai dengan harapan kita. Tentu ke depan kita berharap layanan di Mina bisa lebih baik lagi. Walaupun kemarin masih ada kekurangan di sana-sini, insya Allah ke depan kita akan berusaha meningkatkannya lagi,” tandasnya.

(Penulis: Hari Setiawan/Satukanal.com)