BERITA

Irjen Kemenhaj RI Sidak ke Seluruh Layanan di Madinah, Petugas Tak Boleh Kendor

×

Irjen Kemenhaj RI Sidak ke Seluruh Layanan di Madinah, Petugas Tak Boleh Kendor

Sebarkan artikel ini
Petugas melayani jamaah saat tiba di Madinah. (Foto: Media Center Haji 2026/Bhery Hamzah)

Satukanal.com, Madinah – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Dendi Suryadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai layanan di Daerah Kerja (Daker) Makkah.

Tidak kurang yang menjadi sasaran sidak Dendi, antara lain, kantor daker, sektor 3, 4, dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

Lalu, ke dapur-dapur katering jamaah haji hingga Terminal Hijrah, yang menjadi pintu masuk bus-bus jamaah yang tiba dari Makkah.

Dendi mengatakan, pihaknya ingin memastikan pelayanan petugas haji di Madinah tidak kendor walaupun puncak haji telah dilalui.

Fokus utama dalam sidak ini, kata dia, menjaga ritme kerja dan mental para petugas yang sudah berminggu-minggu melayani jamaah di Tanah Suci.

Mengingat masa operasional haji yang panjang, lanjut Dendi, faktor kelelahan fisik dan kejenuhan menjadi tantangan besar yang harus diantisipasi agar tidak mengorbankan kenyamanan jamaah.

Sektor 3 yang membawahi belasan hotel pemondokan jamaah menjadi salah satu titik perhatian khusus dalam evaluasi kedisiplinan tersebut.

“Ini kan kita datang untuk mengecek teman-teman petugas ini, khususnya di Daker Madinah, agar jangan sampai ini hari ke-50 (operasional haji, Red) mereka jadi kendor gitu pelayanannya terhadap jamaah.

“Kemarin saya bertemu dengan sektor 3, ditemani oleh Pak Daker, dan mereka sudah biasa untuk melakukan konsolidasi dengan metode apel,” ujar Dendi.

Menurut Dendi, metode apel rutin di tingkat sektor memegang peranan yang sangat vital dalam menyukseskan kerja besar ini. Apel bukan sekadar seremonial, melainkan wadah untuk mengecek kesiapan fisik petugas, mendeteksi jika ada yang sakit, serta menjadi sarana efektif untuk menyampaikan instruksi secara berjenjang.

READ  Miras Makan Korban, Satpol PP Kabupaten Kediri Diminta Tingkatkan Pengawasan

Melalui pertemuan fisik yang intens, sambung Dendi, koordinasi antarpetugas yang memegang tanggung jawab atas ribuan jamaah diharapkan bisa semakin solid dan kompak hingga akhir operasional.

Terkait kedatangan jemaah gelombang kedua yang dinilai jauh lebih rapi, cepat, dan teratur, Irjen Kemenhaj membeberkan bahwa kuncinya terletak pada penyempurnaan manajemen operasional.

Dia mengatakan, pelayanan haji merupakan kerja multifungsi yang kompleks karena melibatkan ekosistem transportasi, akomodasi, hingga penanganan khusus bagi jamaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

“Sinergi yang kuat antarlini di lapangan terbukti mampu memangkas waktu tunggu dan mengurai potensi kepadatan saat jemaah tiba,” terang Dendi.

Menanggapi banyaknya pujian dari jamaah atas kinerja petugas pada gelombang pertama, Dendi meminta seluruh tim di lapangan untuk tidak terlena atau berpuas diri.

“Saya bilang kita senang dipuji, tapi kita menyadari bahwa ini belum sempurna, tentu. Oleh sebab itu, supaya tidak lengah, kita tidak terlalu berbesar hati, berbangga hati, terus saja pujian ini menjadi lecutan kita justru untuk berbuat lebih baik,” tegasnya mengingatkan para petugas agar tetap konsisten hingga akhir penugasan.

Sebagai langkah perbaikan ke depan, Kemenhaj berkomitmen untuk menampung seluruh masukan dan evaluasi objektif langsung dari para pelaksana garda terdepan, mulai dari ketua sektor hingga ketua kloter.

(Penulis: Hari Setiawan/Satukanal.com)