Satukanal.com, Kediri – Sebelum melaksanakan ziarah dalam rangka Haul ke-56 Bung Karno di Kota Blitar, Muhammad Putera Perwira Utama Al Haddad atau yang akrab disapa Putera Soekarno beserta istri, Abigail Putera, menyempatkan diri berkunjung ke Ndalem Pojok, rumah masa kecil sang Proklamator di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Kedatangan cucu Bung Karno ini disambut suasana khidmat. Ia menilai kondisi rumah bersejarah itu semakin terawat, rapi, dan terjaga dengan baik.
“Makin bagus, makin terawat dan terurus. Rumah Eyang Karno ini adalah pusaka tak ternilai yang harus dijaga keaslian dan kelestariannya,” ujar Putera Soekarno usai berkeliling melihat isi dan bangunan rumah tersebut.
Kunjungan ini menjadi rangkaian awal perjalanan keluarga menuju Makam Bung Karno di Blitar untuk mengikuti rangkaian peringatan Haul Bungkarno tahun ini.
Untuk diketahui, Ndalem Pojok atau Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno adalah rumah berarsitektur tradisional Jawa yang dibangun sekitar pertengahan abad ke-19. Di tempat inilah, Koesno Sosrodihardjo—nama kecil Bung Karno—tinggal dan diasuh sejak usia dua tahun, hingga kemudian berganti nama menjadi Soekarno atas kepercayaan ayah angkatnya. Hingga kini, situs ini tetap dipelihara sebagai saksi sejarah pembentukan karakter sang pendiri bangsa dan menjadi tujuan ziarah sejarah bagi masyarakat luas.






