Satukanal.com, Blitar– Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Gedung Kusumo Wicitro, Rabu. Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum KONI Provinsi Jawa Timur, Akmal Budianto, yang bertindak mewakili Ketua Umum KONI Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Akmal Budianto menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi selama proses penetapan kepengurusan adalah hal yang wajar dalam perjalanan sebuah organisasi. Namun, ia menekankan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk membangun kembali kekompakan dan fokus pada tujuan utama.
“Memang ada dinamika dalam prosesnya, hal itu wajar terjadi hampir di berbagai tempat. Namun yang terpenting sekarang adalah segera membangun konsolidasi sebagai modal dasar bergerak ke depan,” ujar Akmal.
Ia juga menyampaikan pesan langsung dari Ketua Umum KONI Jawa Timur agar kepengurusan baru mampu membawa perubahan nyata.
“Beliau berharap olahraga Kota Blitar bisa berjalan lebih maju dan berlari lebih kencang lagi dibandingkan sebelumnya,” jelasnya.
Sekjen KONI Jatim itu mengingatkan kembali tugas pokok organisasi, yaitu melayani atlet dan pelatih.
“Ingat, tugas kita melayani atlet dan pelatih. Di balik kegiatan ini ada dampak positif luas bagi masyarakat, jadi kita harus rela meluangkan pikiran dan waktu untuk mengemban amanah ini,” tegasnya.
Lebih lanjut disebutkan tiga aspek utama yang harus dijaga agar organisasi berjalan efektif: kekompakan internal pengurus, pembinaan atlet dan pelatih secara berkelanjutan, serta kerja sama yang solid dengan pemerintah daerah. Akmal juga menyinggung penurunan peringkat prestasi olahraga yang terjadi dalam beberapa periode terakhir, sehingga harapan besar ditujukan kepada kepengurusan baru untuk memperbaikinya.
Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Kota Blitar sekaligus Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pelantikan.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Kami ucapkan terima kasih kepada KONI Jawa Timur yang telah hadir langsung untuk melantik kepengurusan ini,” katanya.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan tanggung jawab bersama.
“Ini bukan soal gaya-gayaan semata, melainkan amanah besar untuk memajukan olahraga Kota Blitar,” tambahnya.
Susunan pengurus periode ini terdiri dari unsur eksekutif, legislatif, hingga praktisi olahraga profesional. Hal ini dinilai menjadi modal kuat untuk membangun sistem olahraga yang terstruktur mulai dari pembibitan hingga pembinaan atlet.
“Tujuan utama kami adalah mencetak atlet berkualitas yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional. Ini menjadi fokus utama ke depan,” jelas Elim.
Menyikapi dinamika yang sempat terjadi, ia mengajak seluruh elemen olahraga untuk mengakhiri perbedaan dan bersatu kembali.
“Mari kita akhiri perbedaan, hormati aturan organisasi, dan bekerja bersama demi kemajuan olahraga daerah,” tutupnya.






