Satukanal.com Tulang Bawang – Komitmen memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui pencanangan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Kampung Panca Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar Aji, Kabupaten Tulang Bawang, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., beserta jajaran pengurus PKK tingkat provinsi, kabupaten, hingga kecamatan.

Dalam arahannya, Ny. Purnama Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa Program Desa TAPIS tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Program ini harus menjadi gerakan nyata yang mampu mengubah potensi desa menjadi kekuatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
“Desa TAPIS harus menjadi motor pemberdayaan keluarga berbasis potensi lokal. Pemanfaatan pekarangan, pengelolaan limbah bernilai ekonomi, penguatan literasi, layanan cek kesehatan gratis, hingga pengembangan produk UP2K PKK merupakan langkah konkret dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang tumbuh dari keluarga.
Karena itu, PKK memiliki peran strategis dalam membangun budaya produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang dan Kecamatan Penawar Aji, untuk memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan setiap potensi desa.
“Bersama kita wujudkan desa yang lebih produktif, keluarga yang lebih berdaya, dan Lampung yang semakin maju,” ujarnya penuh optimisme.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP-PKK Provinsi Lampung beserta rombongan.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dan TP-PKK Kabupaten Tulang Bawang untuk menyelaraskan seluruh program dengan arah kebijakan Provinsi Lampung.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK provinsi, kabupaten, hingga tingkat kampung menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap Kampung Panca Tunggal Jaya dapat menjadi pionir Desa TAPIS di Kabupaten Tulang Bawang, sehingga mampu menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga,” ungkap Herlinawati.
Pencanangan Desa TAPIS di Kecamatan Penawar Aji menjadi penegasan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari kemampuan membangun keluarga yang tangguh, produktif, dan mandiri.
Apabila program ini dijalankan secara konsisten dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Desa TAPIS berpotensi menjadi model pembangunan berbasis keluarga yang mampu memperkuat daya saing desa sekaligus mewujudkan visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas. (ADV)






