Yeremia Rambitan

Satukanal.com, Nasional– Yeremia Rambitan menjadi sorotan karena ucapan tidak senonoh yang dilontarkannya dalam siaran langsung di akun media sosialnya.

Kejadian itu terjadi saat Yeremia dan pebulu tangkis Indonesia lainnya mengucapkan salam perpisahan kepada volunteer SEA Games 2021 dari dalam bus.

“I love you, i want f*** you,” kata pemenang medali perak SEA Games 2021 bersama Pramudya Kusumawardana.

Aksi Yeremia ini langsung viral dan membuat netizen kesal. Dia dinilai telah melakukan pelecehan seksual secara verbal meski konteksnya hanya sebuah candaan.

Bahkan, kata kunci “Yere” masuk trending Twitter Indonesia. Pada Rabu (25/5/2022) ada 95 ribu cuitan yang memuat nama panggilan pemain berusia 23 tahun itu.

Menanggapi masalah tersebut, PBSI memberikan pernyataan sikap. Sekjen Muhammad Fadil Imran telah memberikan teguran keras ke Yeremia.

Baca Juga :  Cedera Lutut, Yeremia Rambitan Harus Absen Ikuti Turnamen Selama Enam Bulan

Sekjen PBSI menyampaikan, atlet berusia 22 tahun itu sangat menyesal telah melakukan hal menyakiti orang lain. Yeremia dikatakan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Dia bilang menyesal, sangat menyesal dan tidak akan diulangi lagi. Maksudnya mungkin bercanda, tapi persepsi orang kan berbeda, yang kenal Yeremia orangnya memang suka bercanda,” kata Sekjen PBSI, Muhammad Fadil Imran.

“Sanksi internal saya kira teguran dari Sekjen itu sudah berat buat dia. Apalagi masyarakat sudah punya penilaian dan dia sadari itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Sekjen PBSI mengatakan terus melakukan pembinaan terhadap semua atlet agar bisa selalu menjaga sikap baik itu di dalam maupun luar lapangan.

Baca Juga :  Cedera Lutut, Yeremia Rambitan Harus Absen Ikuti Turnamen Selama Enam Bulan

Ia menungkapkan bahwa masalah Yeremia Rambitan harus menjadi pelajaran bagi setiap atlet yang membawa nama Indonesia di berbagai kejuaraan bulutangkis kelas dunia.

“Kami akan terus lakukan pembinaan etika berinternet, itu harus. Semua ini tentu menjadi pelajaran buat kami,” jelas Muhammad Fadil Imran.

“Bagaimana ke depan atlet kita pahami ini supaya tidak kepleset. Saya mewaliki Ketum PBSI memberikan salam hormat. Mudah-mudahan badminton kita terus berkembang,” tuntasnya.

Adapun, Yeremia menyabet medali perak bersama Pramudya Kusumawardhana pada SEA Games 2021. Keduanya kalah di final dari rekan sesama Pelatnas, yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Keduanya bahkan enunjukkan grafik menanjak dalam setahun terakhir. (Adinda)