Wabah PMK Makin Masif, Pemkab Jombang Tutup Sementara Pasar Hewan
Jombang

Caption: Pasar hewan ternak di Jombang saat masih aktif. (Foto: Anggit/Satukanal.com)

Satukanal.com, Kabupaten Jombang – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jombang semakin masif. Untuk memutus rantai penyebaran PMK, Pemkab Jombang memutuskan menutup sementara pasar hewan.

Di antara pasar hewan di Jombang yang ditutup seperti Pasar Ngoro dan Kabuh. Selain itu, juga ada beberapa pasar hewan skala kecil yang juga ikut ditutup.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah PMK semakin meluas. Pasalnya, di Kota Santri sebutan Jombang, penyebaran wabah PMK pada hewan ternak ini sudah mencapai ribuan kasus.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Agus Susilo menuturkan, penutupan pasar ini berdasarkan pada Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor: 01/SE/PK.300/M/5/2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan PMK pada Ternak.

Lalu Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor: 118/362/KPTS/014/2022 tentang Status Keadaan Darurat Bencana Wabah PMK (foot and mouth disease).

Juga Surat Edaran Bupati Jombang Nomor : 500/ /415.29/2022 tentang Pengendalian dan Penanggulangan PMK pada Ternak.

“Penutupan pasar dilakukan untuk mencegah wabah PMK semakin meluas. Beberapa kabupaten lain juga sudah melakukan hal yang sama. Selain itu pasar ternak juga ditutup untuk mencegah keluar masuknya  hewan ternak di Jombang,” jelas Agus, Jumat (10/6/2022).

Melihat situasi terkini, kata Agus, wabah PMK belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Segala upaya sudah dilakukan seperti dengan memberlakukan masa inkubasi hewan ternak dan perawatan dengan vitamin.

Penutupan pasar hewan akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Selain melakukan penutupan pasar dan beberapa langkah pencegahan lain, Pemkab Jombang juga membuka posko pengaduan di Dinas Peternakan Jombang.

“Jika nanti ada laporan yang masuk, informasi tersebut akan langsung ditangani,” pungkas dia.

Untuk diketahui, wabah PMK pada ternak sapi di Jombang masih tinggi. Total sapi yang terjangkit kini mencapai 2.060 kasus.

Dari data yang yang dilansir Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, ada sebanyak 2.060 ternak rata-rata sapi anakan (pedet) terjangkit PMK.

Reporter: Anggit Pujie Widodo
Editor: U Hadi

Advertisements