Vaksinasi Sapi Terjangkit PMK Di Jombang Baru Capai 65 Persen | SATUKANAL.COM

Satukanal.com, Jombang – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Jombang makin mengkhawatirkan. Saat ini, proses Vaksinasi pada sapi yang terjangkit baru mencapai 65 persen.

Kepala Dinas Peternakan Jombang, Agus Susilo, mengatakan, proses Vaksinasi pada sapi ternak yang terjangkit PMK masih terus berjalan. Untuk capaian vaksinasi mencapai 65 persen dari total keseluruhan dosis vaksin sebanyak 8.500.

“Masih berjalan, jadi setiap hari masih terus dilakukan vaksinasi, ada ratusan sapi setiap harinya di vaksin,” ucapnya pada Minggu (3/7/2022).

Sementara, untuk jumlah populasi sapi, memang kebanyakan berada di wilayah Kecamatan Wonosalam. Dari data yang dilansir pihaknya, terdapat sekitar 7.000 ekor sapi di daerah tersebut. “Dosisnya terbatas. Jadi memang prioritas utama adalah di area Kecamatan Wonosalam,” katanya.

Baca Juga :  Harga Tabung Gas LPG Non Subsidi Naik, Agen Kena Dampak

Dari pihak Dinas sendiri sudah membagi beberapa tim untuk menangani vaksinasi pada sapi yang terjangkit wabah PMK ini. Namun, untuk saat ini, tidak semua sapi di suntik vaksin dalam satu hari. Proses penyuntikan vaksin sendiri dilakukan selama kurun waktu 10 hari kedepan. “Pemberian vaksin kita lakukan secara bertahap,” ujarnya.

Lebih lanjut, vaksinasi PMK untuk sapi ini sudah berjalan sejak kemarin. Kecamatan Wonosalam jadi tempat pertama dilakukannya vaksinasi pada sapi. Meskipun begitu, total pemberian vaksin PMK di Jombang ini jatahnya hanya sedikit.

Baca Juga :  Kata Polresta Mojokerto Soal Anggotanya yang Dikabarkan Digerebek Warga Gegara Selingkuh dengan Istri Tentara

Hanya 12 persen atau sebanyak 8.500 dosis vaksin saja. Sedangkan, populasi sapi di Jombang, disebutnya berkisar 70 ribu lebih. “Sapi yang divaksin untuk sekarang prioritas nya sapi perah, bertahap dan dilakukan selama 10 hari kedepan,” pungkasnya.

 

 

 

Pewarta : Anggit Pujie Widodo 

Editor: Ubaidhillah