Vaksinasi Di Jombang Berhenti, Satgas Klaim Target Sudah 100 Persen | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
Mau Vaksin Covid-19? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya

Vaksinasi Jombang (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)

Satukanal.com, Jombang – Vaksinasi di Kabupaten Jombang mulai dihentikan, karena dianggap sudah mencapai 99,8 persen atau 100 persen. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid 19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno.

Pihaknya mengatakan jumlah sasaran vaksin di Jombang yaitu 976.501 jiwa dan telah terealisasi 99,8 persen atau 100 persen. Artinya, tahap vaksinasi gelombang awal sudah tercapai. “Gelombang awal vaksinasi di Jombang sudah tercapai. Kegiatan vaksinasi dihentikan sementara sampai menunggu pengiriman dosis berikutnya dari pemerintah,” ucapnya saat dikonfimasi satukanal.com, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga :  Korban Keracunan Massal di Desa Podoroto Jombang Sudah Kembali ke Rumah

Proses vaksinasi berikutnya akan menunggu kiriman selanjutnnya dari pemerintah pusat. Pengajuan juga sudah dilakukan dari Pemkab Jombang. Dimungkinkan vaksinasi akan kembali dilanjutkan dalam dua minggu kedepan.

Selain dosis vaksin yang sudah habis, menurut Budi dosis vaksin juga ada masa kadaluwarsanya. Sehingga, tanggal target vaksinasi jadi patokan agar dosis vaksin yang dipakai bisa dimaksimalkan ke target. “Ada batas kadaluwarsanya. Setiap Kabupaten/Kota per 14 Juli 2021 seharusnya sudah bisa menyelesaikan target vaksinasinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Inovatif! Satpol PP Jombang Kini Punya Aplikasi SIMMAS Lo, Kini Bisa Lebih Dekat dengan Warga

Sementara itu, untuk vaksinasi gelombang pertama ini memang sesuai data. Ada sejumlah elemen masyarakat yang jadi target vaksinasi di Kota Santri tersebut. Diantaranya, Tenaga Kesehatan (Nakes) pelayanan publik, lansia serta masyarakat rentan dan sekarang target bergeser ke anak usia 12-17 tahun. “Vaksin untuk anak ini mengurangi jatah awal vaksin, sehingga sekarang kita mengajukan lagi dan menunggu dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Anggit Puji 
Editor : Adinda