TV Analog Adalah Apa, Hingga Diberhentikan Siarannya? Ini Penjelasannya | SATUKANAL.COM
May 27, 2022
TV Analog adalah

ilustrasiTV Analog (Foto: Pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional– TV Analog adalah apa? Menjadi kalimat yang cukup banyak ditanyakan oleh masyarakat baru-baru.

Pertanyaan muncul lantaran pada Sabtu, (30/04/2022), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan mulai melakukan pemberhentian siaran TV analog untuk beralih ke TV Digital.

Meski begitu ternyata masih banyak masyarakat yang tidak memahami tentang perbedaan TV analog dan TV digital.

TV Analog Adalah Apa?

Perlu diketahui bahwa siaran TV analog adalah siaran televisi yang dipancarkan dengan menggunakan variasi voltase dan frekuensi dari sinyal.

Menurut, laman Indonesiabaik.com, TV analog memiliki kelemahan jika dibandingka dengan TV digital. Jika letaknya berada semakin jauh dari pemancar maka signal yang ditangkap pun juga akan semakin lemah.

Kelemahan lainnya yakni TV analog memiliki gambar yang terbilang buruk dan berbayang. Siaran TV Analog ini biasanya didapatkan dari antena yang dipasang dan disambungkan ke TV jenis tabung.

Baca Juga :  Fitur Podcast Facebook Dihentikan Meski Belum Genap Satu Tahun Berjalan

Dilansir dari Lifewire, kualitas siaran TV Analog dipengaruhi oleh jarak dan lokasi geografis TV dalam menerima sinyal. Biasanya, pada kondisi cuaca tertentu, seperti hujan lebat, kualitan siaran TV analog akan menurun.

Standart transmisi TV Analog yang disebut dengan NTSC ini mulai diadopsi pada 1941 dan menjadi semakin populer pada Perang Dunia II.

Apa itu TV Digital?

Sementara itu, jika berbicara tentang Tv digital maka sistem yang digunakan pun terbilang lebih canggih dibanding dengan TV analoog. Gambar yang dihasilkan pun jug apunya kualitas yang lebih baik.

Seperti yang disebutkan dalam laman Kominfo.go.id, kualitas gambar dan suara siaran TV Digital jauh lebih baik dibandingkan siaran TV Analog.

Baca Juga :  Jangan Khawatir! Google Maps Bisa untuk Mencari Lokasi Parkir di Mall

Pada TV Digital, tidak ada lagi gambar yang berbayang atau bentuk noise, seperti bintik-bintik semut pada layar TV. Noise ini sering ditemukan pada siaran TV Analog.

Kelebihan siaran TV Digital adalah tidak adanya potensi kehilangan sinyal secara bertahap lantaran jarak dari pemancar meningkat.

Dilihat dari penggunaan alat teknologinya, TV Digital memberikan banyak keunggulan. Salah satunya adalah layanan pemberian rating terhadap program siaran secara langsung.

Bagaimanapun juga, siaran digital diklaim memiliki kemampuan penyediaan layanan interaktif. TV Digital juga memberikan fasilitas yang lebih lengkap ketimbang TV Analog.

Contohnya, TV Digital menyediakan fasilitas tambahan seperti EPG (Electronic Program Guide) untuk mengetahui acara-acara yang telah dan akan ditayangkan. (adinda)