Tarif Pemrosesan Hewan Kurban Mahal, RPH Perumda Tunas Sepi Peminat | SATUKANAL.COM

Satukanal.com, Kota Malang – Mendekati perayaan Idul Adha, kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Perumda Tunas Malang masih sepi oleh masyarakat yang menitipkan hewan kurbannya. Sepinya peminat ini diikuti dengan per hari Senin (4/7/2022) hanya ada 10 orang yang mendaftarkan diri untuk penyembelihan hewan kurban di Perumda Tunas.

“Sejauh ini masih belum ada yang menitipkan hewan disini. Untuk penyembelihannya masih 10 orang yang mendaftar, dengan jumlah hewan dan jenisnya bermacam-macam,” jelas Dodot Tri Widodo selaku Direktur Utama Perumda Tunas, Selasa (05/07/2022).

Di samping dugaan bahwa masyarakat telah memiliki tempat sendiri untuk menyimpan hewan kurban, sepinya peminat ini juga disebabkan oleh mahalnya harga penitipan hewan kurban di Perumda Tunas. Pasalnya masyarakat harus merogoh kocek mulai dari Rp.805 ribu hingga Rp.1.695 juta untuk tarif bea potong dan biaya pemrosesan hewan kurban paket sapi, sedangkan untuk paket kambing biaya yang harus digelontorkan sebesar Rp.200-300 ribu.

“Kalau mereka harus menyimpan dan menitipkan di RPH butuh biaya transport, jadi akan menambah beban biaya lagi. Saya kira mereka punya tempat untuk menyimpan hewan kurbannya itu,” lanjut Dodot.

Setiap harinya, RPH ini hanya menyediakan kapasitas pelayanan pemotongan sebanyak 100 ekor sapi dan 150 ekor kambing untuk mengantisipasi membeludaknya permintaan pemotongan masyarakat seperti tahun sebelumnya. Lanjut Dodot, setidaknya terdapat 5 ribu sapi dan kambing yang dititipkan masyarakat untuk diproses oleh Perumda Tunas.

“Berkaca dari tahun lalu ada 5 ribu sapi dan kambing, jadi tidak mungkin kami layani semua karena kapasitas terbatas. Karena kami juga mengambil orang dari luar,” sambung Dodot.

 

 

 

Pewarta: Lutfia
Editor: Ubaidhillah