Soal Porsi ASN Di Pemkab Kediri, Mas Dhito: Kalau Bisa 10 Persen Untuk Kalangan Disabilitas | SATUKANAL.COM
Kediri

Caption: Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Doc: Istimewa)

Satukanal.com, Kabupaten Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berkomitmen mewadahi kalangan disabilitas untuk bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.

Kendati demikian, diakui Mas Dhito sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana, persentase ASN di lingkungan Pemkab Kediri dari kalangan disabilitas masih sangat terbatas.

Padahal, kata Mas Dhito, seharusnya minimal 10 persen ASN di lingkungan Pemkab Kediri bisa diisi oleh kalangan berkebutuhan khusus.

“Saya selalu katakan minimal kalau bisa 10 persen ada teman-teman dari disabilitas yang bisa membantu pekerjaan-pekerjaan yang ada di pemerintahan Kabupaten Kediri,” ujar Mas Dhito usai menghadiri wisuda siswa-siswi Kelas XII SLB C Dharma Wanita Pare, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga :  Warga Sumbercangkring Kediri Peringati 1 Suro dengan Kirab Puluhan Tumpeng

Berdasarkan data yang dihimpun Satukanal.com, jumlah disabilitas di Kabupaten Kediri mencapai 4.000 jiwa.

Maka dari itu, lanjut Mas Dhito, sudah seharusnya pemerintah memberikan hak dan kesempatan pekerjaan yang sama bagi penyandang disabilitas.

Mas Dhito pun menyebut bakal memberikan perhatian lebih terhadap kalangan disabilitas.

Termasuk terhadap siswa-sisiwi SLB di Kabupaten Kediri, yang menurut Mas Dhito perlu dipikirkan bekal apa yang bisa diberikan setelah lulus dari SLB.

Baca Juga :  Persik Kediri Keok dari PSIS Semarang, Jan Saragih Soroti Kelengahan Lini Belakang Macan Putih

“Kira-kira anak ini punya kemampuan apa, apakah jangan-jangan punya kemampuan IT, make up, tata rias, memasak atau kemampuan apapun yang nantinya akan kita berikan tempat di dalam pemerintahan Kabupaten Kediri,” ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri, Solikin menyampaikan, sejauh ini pemerintah dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu membuka formasi khusus untuk penyandang disabilitas.

Namun, diakui Solikin presentasenya masih terbatas.

“Presentase memang enggak banyak, tapi setiap pengadaan ASN selalu tersedia formasi untuk disabilitas,” sebutnya.

Pewarta: Anis
Editor: U Hadi