Sinyal Penting Indonesia Pindah Federasi, Berikut 3 Negara Pernah Pindah Federasi Sepak Bola | SATUKANAL.COM
Indonesia

Dalam gambar tersebut merupakan moment saat PSSI dan pelatih SYT melakukan rapat, evaluasi, prorgram kerja, dan naturalisasi beberapa waktu lalu (Foto: pssi.org)

Satukanal.com, Internasional – Indonesia terus memberikan sinyal dalam perbincangan peluang keluarnya merekan dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) dengan menjalin komunikasi kepada Federasi Sepak Bola Asia Timur (EAFF). Semenjak kegagalan Timnas Indonesia diajang Piala AFF U-19 kemarin, perbincangan pindah federasi semkain menguat yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI).

Indonesia harus benar-benar meninggalkan turnamen paling bergensi dikawasan Asia Tenggara bila niatan pindah federasi tersebut benar-benar terealisasi. Jika benar pindah maka hampir dipastikan Indonesia akan bergabung menjadi kontestan pada turnamen dibawah Federasi Sepak Bola Asia Timur dalam hal ini EAFF.

Sebelumnya ada beberapa negara yang melakukan hal tersebut yaitu dengan pindah federasi sepak bola, dimana hal tersebut dikarenakan pada FIFA sendiri mengakui federasi sepak bola sub-konfederasi yang menjadi naungan asosiasi sepak bola negara-negara dibawah konfederasi benua.

Dimana biasanya anggota kenfederasi sub-regional tersebut merupakan dari negara yang berdekatan secara geografis dan setidaknya ada 13 konfederasi sub-regional yang terdaftar pada FIFA. Jika Indonesia benar merealisasikan hal tersebut maka, Indonesia pindah ke EAFF selaku sub-regional.

Berikut tiga negara yang pernah pindah konfederasi sepak bola sub-regional perlu dicontoh Indonesia:

  1. Afghanistan

Secara historis Federasi Sepak Bola Afghanistan (AFF) terbentuk sudah sejak 1922, namun ia baru menjadi anggota FIFA pada 1948 dan resmi bergabung ke AFC pada 1954. Sejak awal Afghanistan menjadi anggota Federasi Sepak Bola Asia Selatan (SAFF) pada tahun 2005. Kemudian mereka menyatakan keluar dari federasi tersebut dan bergabung dengan Federasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFF).

Keputusan Afghanistan tersebut membuat ia berhadapan dengan tim yang lebih kompetitif seperti Iran dan Uzbekistan yang masuk 100 besar peringkat FIFA, jika melihat pada sebelumnya Afghanistan bersaing dengan tim seperti India dan Pakistan.  

  1. Iran

Iran bersama dengan negara lain seperti Irak, Yordania, Lebanon, dan Suriah membentuk sub-konfedarasi sepak bola Asia Barat (WAFF), namun merekan keluar dari WAFF tersebut dengan bergabung Federasi Sepak Bola Asia tengah (CAFF) pada tahun 2015 hingga saat ini.

Sebelumnya Federasi Sepak Bola Iran (FFIF) terbentuk sejak 1920, mereka terdaftar sebagai bagian dari FIFA sejak 1948 dan bergabung dengan AFC pada 1954. Keputusan Iran keluar dari anggota WAFF tidak terlepas dari gejolak politik dengan Arab Saudi sehingga Iran memilih dengan membentuk kubu baru di CAFF.

  1. Mauritania

Federasi Sepak Bola Mauritania (FFRIM) berdiri sejak 1961 dan mereka kemudian terafiliasi dengan FIFA setelah Sembilan tahun keduan yaitu pada tahun 1970. FFRIM tergabung dengan Konfedarsi Sepak Bola Afrika (CAF) pada 1974 dan menjadi anggota sub-konfederasi Afrika Barat (WAFF) pada tahun 1975.

Meski negara mereka tertelak di Afrika Barat, Mauritania bergabung dengan Asosiasi Sepak Bola Persatuan Arab (UAFA) tahun 1988 yang didominasi oleh negara-negara Asia. Serta Mauritania juga tidak melepas keanggotaannya di WAFF hingga kini.

(Ali)

Advertisements