Setop Membeli Kucing, Stray Cat Defender Sarankan Masyarakat Untuk Adopsi | SATUKANAL.COM
kucing

Kucing yang diperdagangkan di Pasar Splendid, Kota Malang. (foto: Lutfia Indah/satukanal.com)

Masyarakat disarankan untuk tak membeli kucing dari pasar, lebih baik mengadopsi dari shelter atau dari orang yang membuka open adopt

Satukanal.com, Kota Malang – Lutfia Indah

Jika pemerintah tidak dapat berbuat banyak dan memberikan tindakan tegas terhadap persoalan jual-beli kucing yang ada di Pasar Splendid, maka salah satu kekuatan yang dilakukan oleh masyarakat adalah dengan bergerak dari akar rumput. Tak hanya dengan petisi dari Malang Animal Care Lover, telah banyak komunitas pecinta kucing seperti Stray Cat Defender yang memberikan alternatif lain seperti gerakan adopsi kucing dari pada membeli.

“Dengan membeli kucing berarti mendukung perdagangan kucing yang sangat bertolak belakang dengan kesejahteraan hewan. Lebih baik mengadopsi saja dari shelter, jalanan atau banyak juga orang yang open adopt karena alasan tertentu,” ujar Aisyah Nawangsari Putri selaku Ketua Komunitas Stray Cat Defender.

Memilih untuk mengadopsi kucing bagi Aisyah akan mengurangi risiko penyiksaan kucing seperti pemaksaan berkembang biak hingga menghasilkan bentuk dan corak kucing sesuai dengan keinginan pasar. Belum lagi ketika anak kucing yang telah lahir ternyata tidak sesuai dengan apa yang diharapkan penjual, besar kemungkinan untuk dibuang. Praktik penjualan yang tidak sehat inilah yang dikhawatirkan terjadi apabila masyarakat masih memilih membeli kucing.

“Kami tidak setuju dengan perdagangan kucing di Pasar Splendid selain karena kondisi yang tidak bagus, kucing di sana dianggap sebagai komoditas. Mereka (kucing) dianggap sebagai sesuatu yang bisa menghasilkan uang, pedagang mau meraup untung sebanyak-banyaknya,” serunya.

Stray Cat Defender sendiri sempat melakukan tinjauan lapangan di Pasar Splendid, menurutnya sekitar 95 persen kucing dalam kondisi tidak sehat. Kucing-kucing pun terbatasi geraknya karena hanya dibiarkan berada di dalam kandang sempit seharian penuh. Ia berharap pemerintah dapat menindak tegas para penjual kucing terutama di Pasar Splendid.

“Kalau bisa ada tindakan lebih lanjut ke depannya dengan dibuatkan Perda tentang perdagangan hewan. Kami juga biasanya ke sekolah-sekolah TK atau SD jadi guru tamu, membawa kucing dan ajak mereka untuk mencintai hewan salah satunya dengan adopsi,” lanjutnya.

Stray Cat Defender sendiri hingga saat ini masih aktif dalam menanggulangi permasalahan kucing-kucing terlantar khususnya di Kota Malang. Mereka juga telah memiliki shelter untuk kucing-kucing jalanan yang membutuhkan penanganan dan perawatan lanjut.

Editor : Danu Sukendro