Seniman Asal Kota Malang Ini Abadikan Momen Berlayar Dari Belanda Ke Indonesia Melalui Pameran Segara Gunung
May 22, 2022
Malang

Caption: Miniatur kapal yang digunakan selama perjalanan dan kondisi area pameran (Lutfia/Satukanal.com)

Satukanal.com, Kota Malang – Seorang seniman asal Kota Malang, Nova Ruth, menggelar sebuah pameran yang merangkum perjalanannya dalam berlayar dari Belanda hingga Indonesia menggunakan kapal bersama suaminya, Grey Filastine.

Perjalanan yang ditempuh sejak bulan Agustes 2019 hingga tiba di Indonesia pada September 2020 tersebut juga untuk menjalankan misi mengenai isu lingkungan.

Adapun pameran tersebut berlangsung di Lobi Gedung DPRD Kota Malang dari tanggal 10 hingga 12 Mei 2022.

“Nova Ruth itu seniman asal Malang yang menikah dengan Grey Filastine, seniman dari Amerika yang tinggal di Spanyol. Mereka punya misi dan membeli kapal buatan tahun 1943 yang diberi nama Arka Kinari. Setelah kapal diperbaiki pada 2019-an berangkatlah dari Rotterdam ke Indonesia,” ujar Oneding selaku pengurus Lintas Batas, lembaga yang menaungi Arka Kinari, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga :  Ramai Diperbincangkan Warganet, Apa Maksud Agama Tentatif?

Segara Gunung sendiri dipilih sebagai nama dan tema pameran, lantaran terdapat keterkaitan di antara keduanya.

Bersamaan dengan diusungnya isu lingkungan dalam pameran ini, Nova dan Filastine ingin bercerita bahwa selain pepohonan, biota laut juga berkontribusi sebanyak 70 persen dari total oksigen yang dihasilkan bumi.

“Meskipun saling berjauhan, tapi gunung dan laut saling berkaitan. Jika terjadi sesuatu di gunung, maka di laut juga berpengaruh, begitu pula sebaliknya,” bebernya.

Di dalam pameran, terdapat sekitar 22 catatan perjalanan, 36 foto, dan benda-benda yang didapatkan di beberapa tempat yang disinggahi oleh Arka Kinari selama berlayar melintasi samudera.

Baca Juga :  Gemari Olahraga Ekstrem, Siswa SD Muhammadiyah 9 Malang Ini Bertekad Ukir Prestasi di Perlombaan Panjat Tebing

Menariknya, foto-foto perjalanan dibingkai dengan midangan yang biasa digunakan sebagai peregang kain untuk menyulam.

“Untuk foto, Mbak Nova sendiri inginnya dibuat bundar karena terinspirasi dari situ (jendela kapal berbentuk bulat), karena kalau di dalam kapal kan pemandangannya terlihat seperti itu,” tutur PIC pameran, Ali.

Sampai saat ini, posisi kapal masih berada di Bali dan sekitar bulan Juni nanti kapal sudah berada di Sendang Biru yang berlokasi di Malang Selatan.

Ketika kapal pertama kali sampai ke Indonesia, mereka membuka submisi bagi orang Indonesia yang berkeinginan bergabung dalam proyek tersebut.

Selain itu, Arka Kinari juga telah bekerja sama dengan Kemendikbud melalui program Jalur Rempah.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi