Selamat Hari Keluarga Nasional 2022! Simak Tema Perigatan Dan Sejarahnya | SATUKANAL.COM
Hari Keluarga Nasional 2022

Potret keluarga kecil yag bahagia (Foto: Pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional– Selamat Hari Keluarga Nasional 2022! Hari Keluarga Nasional (Harganas) diperingati setiap tanggal 29 Juni.

Hari ini diperingati mengadopsi momen para pejuang kemerdekaan RI kembali pada keluarganya pada 29 Juni 1949 atau seminggu setelah Belanda menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara utuh.

Harganas merupakan perwujudan pentingnya arti keluarga terhadap upaya memperkuat ketahanan nasional. Sebagai institusi terkecil dalam masyarakat, keluarga menjadi pondasi penting awal pembangunan karakter bangsa.

Tahun ini, peringatan Hari Keluarga Nasional akan dilangsungkan di Medan, Sumatera Utara. Harganas akan diselenggarakan secara hybrid, yakni secara daring dan luring.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto menjelaskan bahwa momentum Harganas harus digunakan sebagai ajang sosialisasi dan optimalisasi fungsi keluarga di Indonesia.

“Optimalisasi delapan fungsi keluarga, yakni: agama, sosial budaya, cinta kasih, melindungi, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan fungsi pembinaan lingkungan untuk mewujudkan keluarga yang berketahanan,” ujar Agus, dikutip laman Kemendikbud.

Tema yang diangkat pada Hari Keluarga Nasional 2022 masih sama seperti tahun lalu, yaitu fokus pada penurunan stunting anak. Harganas menjadi ajang sosialisasi kepada keluarga untuk membantu percepatan penurunan stunting.

Baca Juga :  Download Lagu 17 Agustus Hari Merdeka Berbagai Versi Untuk Meriahkan HUT RI, Begini Caranya!

Diketahui, saat ini angka prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4 persen (SSGBI 2021). Masih ada target besar untuk capai angka stunting 14 persen pada 2024.

Dengam demikian, menurut Deputi Agus, keluarga adalah tonggak pertama yang harus bisa mencegah terjadinya stunting. Melalui pencegahan sejak sebelum perkawinan, sampai 1000 hari fase kehidupan.

“Harganas ini akan menjadi momentum mengajak masyarakat untuk entaskan stunting di seluruh wilayah Indonesia,” ungkapnya.

Sejarah Hari Keluarga Nasional Hari Keluarga Nasional 2022

Digagas pertama kali  oleh ketua BKKBN di era Presiden Soeharto, yaitu Haryono Suyono. Gagasan ini disambut baik oleh pemerintahan kala itu dan mulai dirayakan sejak 1993.

Adapun makna mendalam dari dipilihnya tanggal 29 Juni sebagai Hari Keluarga Nasional (Harganas). Indonesia mengumumkan kemerdekaan di pada tahun 1945, situasi nasional belum juga kondusif.

Baca Juga :  Sejarah Lagu 17 Agustus Hari Merdeka, Lengkap Dengan Liriknya!

Kondisi tersebut memaksa masyarakat Indonesia dihadapkan dengan wajib militer untuk mempertahankan kemerdekaan. Banyak orang yang terpisah dengan keluarga karena dipanggil ke medan perang saat itu.

Pada 22 Juni 1949, Belanda akhirnya menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara utuh. Perang berakhir dan para pejuang mulai kembali kepada keluarganya.

Peristiwa kembalinya para pejuang untuk berkumpul kembali dengan keluarganya tercatat pada satu minggu setelah kedaulatan Indonesia diberikan, yaitu 29 Juni 1949.

Berikut tiga pokok pikiran terkait Harganas, meliputi:

  • Mewarisi semangat kepahlawanan dan perjuangan bangsa
  • Menghargai dan perlunya keluarga bagi kesejahteraan bangsa
  • Membangun keluarga menjadi keluarga yang bekerja keras dan mampu berbenah diri menuju keluarga sejahtera.

Di tahun 1993, Soeharto menetapkan 29 Juni sebagai Hari Keluarga Nasional (Harganas). Peringatan ini pun baru mendapat legalitas pada 15 September 2014, melalui Keputusan Presiden RI Nomor 39 tahun 2014 tentang penetapan 29 Juni sebagai Harganas dan bukan hari libur.

 

(Adinda)