Friday The 13th

Friday The 13th (foto: pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional– Hari ini Jum’at, 13 Mei 2022 bertepatan dengan Friday the 13th. Banyak orang menganggap bahwa tanggal 13 di hari  Jum’at sebagai hari terkutuk dan mitosnya akan mmebawa kesialan.

Bahkan saking banyak yang menganggap Friday the 13th sebagai hari penyebab kesialan, sampai-sampai diangat dalam sebuah film yang berjudul Friday The 13th. Film itu berkisah tentang kasus pembantaian yang dilakukan oleh Jason Voorhees.

Lantas bagaimana sejarah Friday The 13th? Simak ulasannya berikut ini.

Menurut sejarah Friday The 13th bermula dari perjamuan terahir Yesus Kristus san 12 muridnya pada Kamis Putih, Malam sebelum hari penyaliban pada Jumat Agung.

Kala itu, banyak orang yang percaya tamu ke-13 dalam perjamuan adalah Yudas Iskariot, yang merupakan murid Yesus. Ia diyakini telah berkhianat kepada gurunya.

Dari situlah angka 13 diakaitkan dengan Yudas Iskariot, penghianat Yesus Kristus. Banyak orang yang menganggap angka 13 sebagai angka pembawa sial dan tidak lebih baik dari angka 12 yang mewakili jumlah bulan dalam setahun.

Baca Juga :  PPDB SMP Surabaya 2022 Sudah Dibuka, Berikut Jadwal dan Persyaratannya

Menungkil dari suara.com, Friday The 13th juga dikaitkan dengan Kode Hammurabi kuno, yang dahulu dilaporkan telah menghilangkan hukum ke-13 dari daftar aturan hukumnya.

Meskipun hal ini bisa jadi karena kesalahan yang tidak sengaja, namun ada beberapa orang yang percaya bahwa angka 13 pada hari Jumat merupakan hari sial.

Mitos lainnya yang berkembang adalah pada hari Jum’at tanggal 13 Oktober 1307, Raja Prancis Philip IV dibantu oleh prajuritnya menangkap ratusan Ksatria Templar. Sebuah perserikatan keagamaan yang dibentuk untuk mempertahankan Tanah Suci.

Para tentara yang ditangkap kemudian dipaksa untuk meludah di kayu salib, menyangkal adanya Yesus Kristus. Selain itu, mereka terlibat dalam tindakan homoseksual selama upacara inisiasi kemudian mereka dibakar di tiang pancang di Paris.

Baca Juga :  Penjelasan Ilmiah Kenapa Jasad Eril Tetap Utuh Walau 14 Hari Hanyut di Sungai Aare

Setelah itu, salah satu kesatria Jacques de Molay, yang dibakar meneriakkan sebuah kutukan di depan Katedral Notre Dame.

“Tuhan tahu siapa yang salah dan telah berdosa. Malapetaka akan segera terjadi pada mereka yang telah menghukum mati kita,” teriak Jacques de Molay.

Sayangnya, mitos ini pun terus bertahan lama bahkan muncul istilah psikologis yang mengaitkan dengan angka 13 yakni triskaidekaphobia, dimana seseorang takut dengan angka 13.

Nah, demikanlah ulasan mengenai tanggal 13 pada hari Jumat menjadi hari yang paling ditakuti. Anda boleh mempercayainya ataupun tidak. Namun, sampai sejauh ini belum ada bukti-bukti nyata ataupun ilmiah yang dapat membuktikan bahwa Friday the 13th dapat mmebawa kesialan bagi seseorang. (adinda)