Foto: penyampaian ranperda tentang penyelenggaraan pesantren (foto: Lutfia/satukanal.com)

Satukanal.com, Kota Malang – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Malang tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)  Pesantren. Peraturan ini nantinya untuk pengujian kualitas dari SDM, fasilitas dan pengajar di Pesantren.

“Fungsi pesantren tidak semata-mata hanya sebagai lembaga pendidikan, namun multidimensi. Bukan hanya transfer ilmu namun juga kaderisasi ulama dan pemelihara budaya Islam di Indonesia,” ujar Harvad Kurniawan Ramadhan selaku Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) ketika ditemui di Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga :  Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kota Malang: Generasi Kita adalah Generasi yang Nasionalis!

Menurut Harvad, harus ada penyesuaian dan keterpaduan antara pengetahuan umum dengan nilai keislaman dalam proses pembelajaran di pesantren. Hal ini termasuk untuk mempersiapkan santri ketika hidup bersama dengan masyarakat secara luas untuk menerapkan keilmuannya.

“Seorang ulama bukan sekadar orang yang memiliki penguasaan intelektualitas semata, namun juga disertai dengan kemampuan aplikatif atas ilmu tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko pun menyambut baik rencana DPRD Kota Malang tersebut. Menurutnya apabila nanti Ranperda Penyelenggaraan Pesantren tersebut terealisasi, Pemerintah Kota Malang sebagai eksekutif akan dengan senang hati menindaklanjuti pelaksanaan sesuai peraturan yang ada.

Baca Juga :  Bahas Ranperda Retribusi PBG, Panitia Khusus DPRD Kota Malang Usulkan Penambahan SDM

“Nanti akan ada rapat secara intens dan eksekutif akan mengikuti mekanisme dan jadwal dari DPRD, maka di sana nanti akan dibahas secara mendetail,” ujar Edi.

 

Pewarta: Lutfia
Editor: Ubaidhillah