Rayakan Dies Natalis Ke-65, Fakultas Hukum UB Gelar Orasi Ilmiah Dan Teken Kerja Sama Dengan Kejaksaan | SATUKANAL.COM
Kejaksaan

Caption: Dekan FH UB Muchamad Ali Safa'at bersama para orator (Foto: Lutfia/Satukanal.com)

Satukanal.com, Kota Malang – Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-65, Fakultas Hukum (FH) Universitas Brawijaya (UB) menggelar orasi ilmiah yang disampaikan oleh Tony T Spontana dan Bambang Sugiri di Auditorium FH UB, Jumat (1/7/2022).

Selain orasi ilmiah bertema ‘Penguatan Pendidikan Hukum untuk Keadilan Sosial’, FH UB juga menjalin kerja sama yang diwujudkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kejaksaan.

“FH UB memiliki banyak alumni yang bergerak baik di NGO maupun kelembagaan yang memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat,” jelas Ketua Panitia Kegiatan, Bahrul Ulum Anafi, Jumat (1/7/2022).

“Kita kenal almarhum Munir, dan alumni lain yang memiliki kedekatan khusus dan berkeinginan memberikan pemberdayaan kepada masyarakat,” lanjut dia.

Baca Juga :  Malang Creative Center Ditarget Beroperasi Awal Tahun 2023

Sementara dalam orasi ilmiahnya, Tony T Spontana membicarakan terkait peran dan posisi sentral kejaksaan dalam sistem peradilan pidana terpadu.

Menurut pria yang menjabat Kabadiklat Kejakksaan RI tersebut, dengan adanya keterpaduan pada komponen sistem diharapkan dapat membuat peradilan pidana berjalan efektif dalam menanggulangi terjadinya kejahatan.

Adapun Bambang Sugiri menyampaikan mengenai permasalahan sanksi pidana bagi pelanggar hukum administrasi, primum remedium atau ultimum remedium.

Di dalam orasi tersebut, Bambang juga menyampaikan untuk tidak menggunakan hukum pidana yang tidak berdasar, tidak diperlukan, dan tidak efisien.

Baca Juga :  Pemkot Malang Siapkan Rancangan KUA-PPAS APBD 2023, Fraksi-fraksi DPRD Soroti Masalah Perkotaan dan Kemiskinan

Sebelum pelaksanaan orasi, FH UB telah melakukan penandatanganan MoU dengan Kejaksaan sebagai bentuk penguatan pendidikan hukum.

Kerja sama ini saling menguntungkan kedua belah pihak. Sebab mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori dari perkuliahan, namun juga berkesempatan untuk praktik langsung bersama Kejaksaan.

Sedangkan FH UB juga turut memberikan kesempatan bagi jaksa-jaksa yang ingin melakukan studi lanjut di FH UB.

“Ada beberapa bentuk kerja samanya, selain dalam bentuk magang juga dalam bentuk pendidikan. Kita membuka diri bagi teman-teman Kejaksaan yang ingin studi lanjut S2 maupun S3 di FH UB,” tutur Bahrul Ulum Anafi.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi