Pria ODGJ Kediri Tewas Terjatuh Dari Menara Masjid Setinggi 25 Meter | SATUKANAL.COM

Satukanal.com, Kediri – Seorang pria Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) tewas setelah terjun dari menara Masjid setinggi 25 meter di Jalan Bhagawanta Bhari, Desa Gogoranten Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Rabu (6/7/2022).

Korban diketahui bernama Djoko Sriono (38) warga setempat, yang rumahnya sekitar 100 meter dari tempat kejadian menara Masjid Al Alwy.

“Saksi melihat korban naik ke atas menara masjid yang berada di sebelah selatan masjid dan secara cepat saksi mendengar suara ‘buk’ gitu seperti orang jatuh dari atas,” kata Kapolsek Ngasem Iptu Dian Purwandi, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga :  Finishing Jadi Faktor Kekalahan Persik Kediri dari Persita Tangerang, Ketajaman Joanderson Dipertanyakan

Kronologis kejadian, dijelaskan Iptu Dian pertama kali diketahui oleh imam Masjid Al Alwy, Mustofa (42) usai salat Subuh.

Awalnya, saksi melihat korban berada di halaman Masjid, kemudian naik ke menara masjid setinggi 25 meter yang masih dalam tahap pembangunan.

Setelah itu, lanjut Iptu Dian saksi mendapati korban sudah berada di dalam selokan dekat menara dalam kondisi tak bernyawa.

Dia juga menambahkan, korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), berdasar keterangan keluarga dan Bidan Desa. Diketahui korban mengalami ODGJ sejak 10 tahun terakhir karena faktor keturunan dari pihak keluarga.

Baca Juga :  Ratusan Warga Peringati Lahirnya NKRI pada 18 Agustus di Situs Ndalem Pojok Kediri

Bahkan korban disebut sering menaiki menara setinggi 25 meter tersebut. “Nggak hanya ini naik menara, sudah sering. Kata masyarakat tadi ada 4 kali,” tambah Iptu Dyan.

Sementara dari hasil visum luar, korban tewas bernama Djoko diketahui tewas dengan luka parah di bagian kepala.

Pewarta: Anis Firmansyah 

Editor: Ubaidhillah