Presiden Jokowi Terbitkan Keppres 4/2022 tentang Cuti Bersama ASN Tahun 2022

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta aturan JHT direvisi [Screenshot YouTube Sekretariat Presiden]

Satukanal.com, Nasional– Presiden Jokowi Terbitkan Keppres 4/2022 tentang Cuti Bersama ASN Tahun 2022 menjadi topik pencarian terbanyak hari ini, Selasa (27/04/2022). Lantas, bagaimana penjelasan terkait keppres tersebut? Simak ulasannya di bawah ini.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menandatangani Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara ( ASN ) Tahun 2022.

Dalam Keppres yang ditandatangani pada 26 April 2022 tersebut, cuti bersama akan berlangsung pada 29 April. Kemudian dilanjutkan pada tanggak 4 hingga 6 Mei.

Presiden Jokowi Terbitkan Keppres 4/2022 tentang Cuti Bersama ASN Tahun 2022

Melansir pada laman JDIH Sekretaris Kabinet, aturan ini diterbitkan dengan pertimbangan dalam rangka mewujudkan efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dalam melaksanakan cuti bersama tahun 2022.

Baca Juga :  5 Sandal Jepit Termahal di Dunia, Harganya Setara Mobil!

“Menetapkan cuti bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara tahun 2022 yaitu pada tanggal 29 April, 4, 5, dan 6 Mei 2022 (Jumat, Rabu, Kamis, dan Jumat) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah,” bunyi Diktum Kesatu Peraturan dikutip pada laman JDIH Sekretariat Kabinet, Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut dijelaskan dalam diktum ketiga bahwa cuti bersama lebaran itu tidak akan mengurangi hak cuti tahunan ASN.

“Pegawai Aparatur Sipil Negara yang karena jabatannya tidak diberikan hak atas cuti bersama, hak cuti tahunannya ditambah sesuai dengan jumlah cuti bersama yang tidak diberikan,” bunyi Diktum Ketiga Keppres 4/2022.

Baca Juga :  Dikabarkan Bakal PHK Karyawan, Shopee Indonesia Buka Suara

Sedangkan bagi pegawai swasta, cuti bersama tersebut sifatnya pilihan. Artinya, pelaksanaannya cuti bersama di perusahaan swasta bersifat fakultatif atau pilihan sesuai dengan kesepakatan bersama antara pekerja atau serikat pekerja dan pengusaha.

Terkait aturan cuti bersama bagi perusahaan swasta tersebut sejalan dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan B.70/M.NAKER.PHIJSK-SES/V/2018 tentang Pelaksanaan Cuti Bersama Pada Perusahaan.

Meski demikian berbeda dengan ASN, untuk pekerja yang melakukan cuti pada cuti bersama, maka jatah cuti tahunannya akan dikurangi. Namun, apabila tidak mengambil cuti bersama tersebut, maka akan diberikan upah sesuai kebijakan perusahaan. (Adinda)