Presiden Barcelona Dibuat 'Puyeng' Dembele, Karena Tak Perpanjang Kontrak Tapi Ogah Pindah | SATUKANAL.COM
May 22, 2022

Gestur Presiden Barcelona Joan Laporta di acara konferensi pers kepergian Messi yang digelar di Camp Nou, Minggu (10/8/2021). [AFP]

Satukanal.com, Internasional – Presiden Barcelona, Joan Laporta mengaku mengaku ‘puyeng’ dengan keputusan Ousmane Dembele yang bertahan di Camp Nou dan tidak menerima beberapa tawaran dari klub Liga Inggris. Padahal sebelumnya telah diultimatum Barcelona pada Januari setelah enggan memperpanjang kontrak. 

“Kami memberinya tawaran perpanjangan yang sangat bagus,” kata Joan Laporta dalam konferensi pers dikutip dari Marca, Rabu (2/2/2022).

Pemain itu mengatakan tidak, pertama-tama menyatakan bahwa itu bukan masalah uang, tetapi kemudian dia fokus pada aspek ekonomi. Agen tidak memberi tahu kami apa pun dan itu memiliki konsekuensi bagi klub.”

Baca Juga :  Liga Spanyol: Madrid vs Espanyol, Misi Real Madrid Kunci Gelar Juara Musim 2021/22

“Saya sangat terkejut bahwa dia tidak menerima proposal yang dia dapatkan dari klub Inggris. Dia tidak mau.”

“Itu tidak masuk akal, karena itu tidak baik untuknya atau untuk klub.”

Sebelum bertahan di Barcelona dengan sisa kontrak enam bulan dan dipastikan hengkang dengan bebas transfer akhir musim ini, Dembele dikabarkan mendapat tawaran dari beberapa klub.

Chelsea dan Arsenal dari Liga Inggris tertarik memboyongnya, juga Paris Saint-Germain (PSG) dari Ligue 1 Prancis.

Baca Juga :  Liga Spanyol: Madrid vs Espanyol, Misi Real Madrid Kunci Gelar Juara Musim 2021/22

Karenanya, Joan Laporta menganggap keputusan Dembele untuk tetap bertahan di klub sulit dipahami. Klub pun kini harus menanggung gajinya hingga akhir musim kendati keterlibatannya dalam skuad asuhan Xavi Hernandez dipertanyakan.

“Masalah Dembele sulit dipahami. Dembele ada di tim dan Xavi [Hernandez] harus membangun skuat yang kompetitif dengan pemain yang memiliki masa depan di klub ini,” tutur Joan Laporta.(Sumber: Suara.com)