Prajurit KRI Nanggala 402 Gugur, 47 Dari 53 Awak Warga Jawa Timur | SATUKANAL.COM
May 27, 2022
Prajurit KRI Nanggala 402 Gugur, 47 dari 53 Awak Warga Jawa Timur

Satukanal.com, Malang – Duka mendalam dirasakan bagi sederet warga Jawa Timur, pasalnya 47 dari 53 awak KRI Nanggala 402 merupakan warga asal Jawa Timur.

Mengetahui hal tersebut, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan rasa dukanya kepada para korban atas kabar KRI Nanggala-402 yang dinyatakan subsunk (tenggelam) karena mayoritas awak kapal tersebut adalah warganya.

“Mayoritas adalah warga kami (Jatim). Ada yang dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Bangkalan, Madiun, Probolinggo, Tulungagung, Nganjuk, Kediri, Tuban, dan Banyuwangi,” terang Khofifah.

Sementara itu, status berubah menjadi subsunk ini dilakukan setelah readyviewedtim pencarian dan evakuasi menemukan beberapa bukti otentik serpihan barang KRI Nanggala, salah satunya, berbentuk tabung torpedo.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Malang Angkat Bicara Soal Sengkarut Jembatan Tunggulmas

Saat ini, Pencarian KRI Nanggala-402 menemukan titik terang pagi tadi tepatnya hari Minggu pukul 09.04 Wita. Robot penyelam kapal ROV milik Singapura mendapatkan gambar bagian kapal yang terbuka dan lepas dari badan kapal akibat tekanan di air di kedalaman 838 meter.

Dalam dokumentasi tersebut juga menangkap gambar berupa ditemukannya kemudi vertikal dan horizontal, jangkar serta escape suit yang seharusnya berada di dalam kotak yang aman.

Penemuan bagian kapal selam ini antara lain kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul. Bagian kapal lain yang ditemukan adalah baju keselamatan awak kapal NK-11.

Seluruh kru kapal selam yang memiliki sebutan Hiu Kencana tersebut dinyatakan gugur dalam menjalankan tugasnya. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam jumpa pers Minggu (25/4/2021).

Baca Juga :  Ratusan Peziarah Antar Nyai Lily Wahid ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Hadi menyampaikan berdasarkan bukti-bukti yang ada seluruh kru telah gugur. “Dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel yang onboard KRI Nanggala 402 telah gugur. Prajurit2 terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali,” ungkap Hadi.

Hadi menyampaikan pemerintah Indonesia akan berkoordinasi dengan International Submarine Escape and Rescue Liasion Office (Ismerlo) untuk mengupayakan langkah selanjutnya. “Hal ini diperlukan untuk evakuasi diperlukan kerjasama internasional,” ujar dia.

Pihaknya juga menyampaikan nantinya Kru KRI Nanggala yang gugur akan diberikan penghargaan.

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal