Polresta Malang Kota Ajak Seluruh Masyarakat Deklarasikan Diri Anti Narkoba Dan Cinta NKRI | SATUKANAL.COM

Satukanal.com, Kota Malang – Polresta Malang melakukan Deklarasi Anti Narkoba dan Cinta NKRI yang dihadiri oleh Forkopimda Jawa Timur, pelajar, mahasiswa, Aremania, organisasi kepemudaan, dan pihak-pihak lainnya di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang pada Senin (30/5/2022).

Deklarasi ini sebagai langkah awal untuk dapat lebih peduli dalam memerangi narkoba dan bahaya radikalisme.

“Deklarasi ini tidak hanya melihat kondisi tapi juga merupakan starting poin untuk kita sama-sama mengingatkan untuk saling aware dengan lingkungan sekitar. Kita sayang pada generasi muda, bukan hanya untuk kita memerangi narkoba,” ujar Kapolresta Malang, Kombes Budi Hermanto.

Bukan hanya menyasar tempat hiburan saja, namun dimanapun dan siapapun dapat menjadi korban dari bahaya narkoba. Pasalnya pada malam lalu, Polresta Malang Kota telah berhasil mengamankan kurang lebih sebanyak 20 kg sabu. Hal ini menjadi perhatian bersama bahwa tempat apapun dapat menjadi sasaran bagi pengedar narkoba.

Baca Juga :  Pemkot Malang Kembali Lakukan Pengerukan Saluran Irigasi untuk Pencegahan Banjir, Kali ini di RW 13 Bandungrejosari

“Tidak menutup kemungkinan bahwa bukan di tempat hiburan saja, namun tempat kerja, rumah, area lain merupakan ruang bagi mereka (pengedar). Makanya kita punya slogan you can run but you can’t hide. Ini kita buktikan di pengungkapan tadi malam oleh Satgas Narkoba,” paparnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga turut hadir dalam deklarasi tersebut, ia mengungkapkan perlu adanya gerakan bersama seluruh stakeholder. Baik memerangi narkoba serta gerakan intoleran, keduanya memerlukan komitmen yang kuat supaya tidak menjamur di kalangan masyarakat.

Baca Juga :  Klinik Polresta Malang Tetap Buka Layanan Vaksinasi Booster meski Antusias Warga Mulai Berkurang

“Jangan coba-coba menggunakan narkoba, jangan melakukan perdagangan gelap narkoba. Narkoba dengan jenis tertentu hanya dipakai oleh dokter untuk memberikan layanan kesehatan tertentu sehingga penggunaan dan pemusnahannya harus ada berita acaranya,” pesan Khofifah.

Dalam kegiatan tersebut, terdengar riuh suara peserta yang turut mendeklarasikan diri untuk memerangi narkoba dan cinta terhadap NKRI.

“Siap menjadi pelopor anti kekerasan, anti radikalisme, dan mengkampanyekan anti narkoba untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal kami yang produktif, sehat, dan berprestasi. Serta siap menjaga kerukunan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” seru para peserta secara bersamaan.

 

 

 

 

 

Pewarta: Lutfia 

Editor: Ubaidhillah