Petani Sumringah, Lonjakan Harga Tomat Hampir 5 Kali Lipat | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
Petani Sumringah, Lonjakan Harga Tomat Hampir 5 Kali Lipat

Wildan Agta Affirdausy

Satukanal.com, Malang – Berkah Bulan Ramadan sedang menyelimuti para petani tomat. Pasalnya, harga komuditas dengan banyak olahan ini telah melambung. Sejak anjlok diharga Rp 2 ribu beberapa minggu lalu, harga tomat kini meningkat hingga hampir 5 kali lipat. Dalam satu kilogramnya, ia kini dibanderol dengan harga Rp 9 ribu.

“Naiknya harga pasti karena masuk bulan puasa. Permintaannya lagi banyak juga,” jelas Sumadi, salah satu petani tomat yang berada di Blayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang hari ini (4/5).

Baca Juga :  Seniman Asal Kota Malang Ini Abadikan Momen Berlayar dari Belanda ke Indonesia Melalui Pameran Segara Gunung

Angin segar tersebut menjadi berkah para petani lantaran beberapa waktu lalu dirundung kesulitan. Curah hujan dengan intensitas tinggi jadi alasannya.


Perawatan tanaman dilakukan dilakukan ekstra selama musim hujan. Penyemprotan yang biasanya dilakukan sekali dalam seminggu. Kini dilakukan setiap dua hari sekali. “Kalau tidak dilakukan penyemprotan secara rutin, maka akan cepat busuk,” ucapnya.

Dari lahan berukuran dua ratus meter persegi. Dia bisa memperoleh 300 kilogram tomat disetiap panennya, yang dilakukan dua minggu sekali. Hasil panen tersebut juga dinilainya menyusut. Karena pasti ada sebagian dari tomatnya yang mengalami kebusukan.

Baca Juga :  Kembali Ukir Prestasi, Kota Malang Raih Terbaik Ketiga dalam PPD 2022 tingkat Nasional

Tapi, cuaca yang mulai membaik belakangan ini membuatnya lebih optimis. Hujan tidak datang lagi setiap hari, membuat biaya perawatan tidak begitu besar. Selain itu permintaan juga sedang tinggi.

“Semoga ekonomi berangsur membaik. Bagaimanapun harapan saya tidak jauh beda dengan kebanyakan masyarakat,” harapnya.

 

 

 

 

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy
Editor : Redaksi Satukanal