Persik Kediri

Caption: Joanderson (Doc: Istimewa)

Satukanal.com, Kediri – Persik Kediri resmi mendatangkan pemain asing asal Brasil yang berposisi striker untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim ini.

Pemain asal Brasil tersebut ialah Joanderson, eks Timnas Brasil U-17.

Pelatih Persik Kediri, Javier Roca, menyebut pihaknya memang cukup selektif mencari pemain asing di posisi striker.

Diakuinya, Persik Kediri sempat kesulitan merekrut penyerang untuk menggantikan posisi Yousef Ezzejjari, bomber andalan skuad Macan Putih musim lalu.

Kini pihak Macan Putih telah mendatangkan Joanderson. Roca meminta seluruh pihak mendukung pengganti Yousef Ezzejjari tersebut.

“Karena itu saya meminta suporter dan pemain lain untuk mendukung Joanderson, karena dari sisi permainan akan sangat berbeda,” kata Roca.

Baca Juga :  Seleksi Peserta Skuad Muda EPA, Persik Kediri Dibanjiri Berbagai Daerah

Hadirnya pemain kelahiran 16 Februari 1996 itu membuat Macan Putih kini memiliki trio Samba yang ada dalam diri Renan Silva dan Arthur Felix yang sudah lebih dulu bergabung.

Roca melanjutkan, latar belakang Joanderson yang pernah bermain untuk tim besar di Brasil, Sao Paulo, juga menjadi salah satu pertimbangannya memakai jasa yang bersangkutan.

“Latar belakangnya cukup menjanjikan. Saya tahu persis sangat susah mendapatkan satu slot di klub seperti Sao Paulo. Permainan kamu harus benar-benar bagus, usianya juga masih cukup muda. Kami berharap dia cepat beradaptasi dan berkomunikasi dengan rekan-rekannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Breaking News, Salah Satu Ruangan di Polresta Kediri Terbakar

Pelatih asal Chile inipun mengaku tidak akan membebani pemain yang pernah memperkuat Timnas Brasil U-17 tersebut.

Apalagi, menurut Roca, gaya bermain Persik Kediri musim 2022-2023 bakal cukup berbeda dibandingkan musim sebelumnya.

“Selama saya masih aktif atau menjadi pelatih, saya tidak akan meminta striker untuk terus bikin gol. Karena sepakbola bukan permainan individu, dan selama dia mampu membantu tim, kerja keras di lapangan, itu lebih penting. Filosofi bermain saya juga tidak bergantung 1 pemain, lebih bagaimana seluruh pemain bisa menyelesaikan taktik strategi yang kita mainkan,” pungkas Roca.

Pewarta: Anis
Editor: U Hadi