Persiapkan Penilaian WBK/WBBM, Kantor Imigrasi Malang Perkuat Kesiapan Bersama Tim Penilai Internal | SATUKANAL.COM
Kantor Imigrasi Malang

Caption: Persiapan Kantor Imigrasi Malang menuju WBK/WBBM

Satukanal.com, Kota Malang – Penguatan Pembangunan Zona Integritas oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI, pada Unit Pelaksakan Teknis di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, telah usai dilaksanakan pada Kami (4/8/2022).

Penguatan ini sebagai langkah yang diambil untuk mempersiapkan Kantor Imigrasi Malang dalam kontestasi Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Ketua Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Zaeroji, juga terus mengingatkan supaya kebersamaan seluruh elemen senantiasa ditingkatkan.

Tak hanya itu, ia juga menyerukan terhadap pemberantasan berbagai jenis pungutan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan profesional.

Baca Juga :  Geliat Kampung Warna Warni Jodipan Malang Bangkit Usai Dihantam Pandemi Covid-19

“Penting untuk kembali menguatkan kebersamaan seluruh elemen kantor, guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memberantas berbagai pungutan. Ini tak lain sebagai upaya untuk meraih WBBM,” ujar Zaeroji.

Sebab, meskipun satuan kerja nantinya berhasil mendapatkan predikan WBK/WBBM, masih besar peluang bagi predikat tersebut untuk dicabut apabila ke depan ditemukan kesalahan atau laporan yang bersifat fatal.

Di samping itu, perlu diketahui bahwa Kantor Imigrasi Malang merupakan satu dari delapan satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur yang berhasil lolor dari 25 satuan kerja lainnya yanag diusulkan ke Tim Penilai Nasional (TPN).

Baca Juga :  Melihat Candi Brahu, Candi yang Diklaim Tertua di Jawa Timur

Sementara itu, Perwakilan dari TPI Kemenkumham, Dr Gurning, menjelaskan poin-poin penting yang perlu disiapkan menjelang penilaian nantinya.

“Ada beberapa poin penting yang perlu untuk diperhatikan menjelang penilaian TPN, seperti detail kelengkapan dokumen hingga kesiapan dalam paparan oleh Kepala UPT. Tak hanya itu, penting sekali untuk menguasai materi dan kepercayaan diri para Ketua Kelompok Kerja ketika menjawab pertanyaan dari TPN,” papar Gurning. (ADV)

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi