Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kota Malang: Generasi Kita Adalah Generasi Yang Nasionalis! | SATUKANAL.COM

Foto: Ketua DPRD Kota Malang bersama Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang melaksanakan Peringatan Hari Lahir Pancasila terpusat secara Virtual (foto: Humas Pemkot Malang)

Satukanal.com, Kota Malang – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati pada hari ini, Rabu (1/6/2022) menjadi bahan refleksi untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Begitu juga yang diharapkan oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, menurutnya meskipun sempat ramai di Kota Malang terkait tertangkapnya mahasiswa UB oleh Densus 88, namun masih banyak generasi muda yang berjiwa nasionalis.

“Saya melihat secara umum generasi mud akita itu lebih nasionalis, cuma memang dengan cara yang berbeda pemahamannya. Kalau kita minta 100 persen pasti ada produk gagalnya, kita tidak bisa menggeneralisasi,” ujarnya ketika ditemui usai Peringatan Hari Lahir Pancasila terpusat dari Lapangan Pancasila Ende yang dilakukan secara daring di Gedung Mini Blok Office Kota Malang.

Baca Juga :  Mahasiswa UB Ancam Demo Besar-besaran Jika Ada Politisi Datang Ke Kampus

Menurutnya, menggeneralisasi dan memberikan stereotype tidak nasionalis terhadap generasi muda hanya karna kasus tertangkapnya mahasiswa Universitas Brawijaya hanya akan menjadi boomerang untuk ke depannya.

“Saya yakin kalau dipersentasikan, dari puluhan ribu mahasiswa UB yang terindikasi cuma berapa, sih. Jangan terlalu dibesar-besarkan, kita terlalu memberikan penilaian berlebihan terhadap itu. Yang kita takutkan nanti mahasiswa UB semua menjadi tidak respect lagi terhadpa pemerintah,” terangnya.

Baca Juga :  Semarakkan Bulan Kemerdekaan, Ribuan Bendera Merah Putih Terpasang di Berbagai Sudut Kota Malang

Penyesuaian dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila sudah semestinya dilakukan dengan melihat perkembangan zaman. Bagi Made, terdapat perbedaan cara pandang antara generasi muda dan generasi tua sehingga akan sulit mengimplementasikan nilai-nila Pancasila kepada generasi muda apabila menggunakan cara lama.

“Mereka (generasi muda) memang generasi yang pakai logika, y akita berikan pemahaman Pancasila dengan cara-cara kekinian, bukan lagi dengan cara-cara lama yang beda zaman, beda era,” lanjutnya.

 

 

 

Pewarta: Lutfia
Editor: Ubaidhillah