Ketahui, Penyebab Penyakit Kusta Yang Bisa Menyerang Jaringan Kulit Dan Saraf Tepi | SATUKANAL.COM
Kusta

Ilustrasi penyakit kusta (Foto: Pixabay.com)

Satukanal.com, Nasional–  Ketahui penyebab penyakit kusta berikut. Adapun kusta atau lepra adalah penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan. Kusta atau lepra dikenal juga dengan nama penyakit Hansen atau Morbus Hansen.

Kusta atau lepra bisa ditandai dengan lemah atau mati rasa di tungkai dan kaki, kemudian diikuti dengan timbulnya lesi di kulit. Adapun penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini dapat menyebar melalui percikan ludah atau dahak yang keluar saat penderitanya batuk atau bersin

Di Indonesia, angka kejadian kusta termasuk yang tertinggi. Berdasarkan data WHO tahun 2020, jumlah kasus kusta di Indonesia menduduki peringkat ketiga terbesar di dunia, yaitu sebanyak 8%. Selain itu, terdapat sebanyak 9,14% dari total kasus baru kusta terjadi pada anak-anak.

Umumnya, kusta dapat ditangani dan jarang menyebabkan kematian. Namun, penyakit ini berisiko menyebabkan cacat. Akibatnya, penderita kusta berisiko mengalami diskriminasi yang dapat berdampak pada kondisi psikologisnya.

Penyebab Kusta

Kusta disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini dapat menular dari satu orang ke orang lainnya melalui percikan cairan dari saluran pernapasan (droplet), yaitu ludah atau dahak, yang keluar saat batuk atau bersin.

Seseorang bisa tertular kusta jika terkena percikan droplet dari penderitanya secara terus-menerus dalam waktu yang lama. Dengan kata lain, bakteri penyebab lepra tidak dapat menular kepada orang lain dengan mudah.

Selain itu, bakteri ini juga membutuhkan waktu lama untuk berkembang biak di dalam tubuh penderita. Perlu dicatat, kusta bisa menular jika terjadi kontak dalam waktu yang lama.

Kusta tidak akan menular hanya karena bersalaman, duduk bersama, atau berhubungan seksual dengan penderita. Kusta juga tidak menular dari ibu ke janinnya.

Selain penyebab di atas, ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kusta, di antaranya:

  • Bersentuhan dengan hewan penyebar bakteri kusta, seperti armadillo
  • Menetap atau berkunjung ke kawasan endemik kusta
  • Memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh

 

(Adin)

Advertisements