Pemkot Malang Mulai Tata Pedestrian Kayutangan Zona III | SATUKANAL.COM

Rencana pembangunan Kayutangan Zona III (Humas Pemkot Malang)

Satukanal.com, Kota Malang – Akhir Bulan Mei hingga November 2022 nanti Pemerintah Kota Malang mulai melaksanakan pembangunan Kayutangan Heritage di Zona III, yakni area pedestrian sekitar Taman Chairil Anwar. Mulai dari penataan pedestrian, saluran, andesit, hingga aspal menjadi fokus dalam pengerjaan nanti.

Tak hanya itu, pedestrian pada zona tersebut juga akan diperlebar dengan memberikan ruang manfaat jalan selebar 12 meter.

“Nanti ada 26 kursi sanitair, pedestrian juga akan dipercantik dengan 71 bollard berbentuk bola dan 64 bollard tiang pada area penyeberangan. Ini juga sebagai bagian dari support pemerintah Kota Malang kepada sentra industri lokal,” ujar Dian Ayu Kusumadewi selaku Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga :  Arema Injak Usia ke-35 Tahun, Ini Kemeriahan yang Disiapkan untuk Aremania!

Menurut penjelasan dari Diah, pedestrian nantinya akan dilengkapi dengan jalur pemandu untuk difabel, inlet drainase sekaligus sumur resapan, sistem ducting untuk kabel bawah tanah, hingga street furniture. Tak hanya itu, pembangunan pun juga akan melibatkan sentra industri lokal Kota Malang, yakni penggunaan Sanitair Klaseman untuk dijadikan street furniture di sepanjang pedestrian.

“Pembangunan nanti dibagi menjadi tiga tahapan utama, pertama penataan pedestrian sisi utara dari BRI sampai Sarinah. Kemudian dilanjut penataan di sisi selatan mulai Gang IV sampai Hotel Richie, baru masuk tahapan finalisasi penataan andesit di sekitar Taman Chairil Anwar,” jelasnya.

Baca Juga :  4 Jalan Ditutup Saat Perayaan HUT ke-35 Arema, Ini Skema Pengalihan Lalinnya!

Untuk mengantisipasi terhalangnya kegiatan warga, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono melalui Forum Lalu Lintas juga terus melakukan kajian untuk diberlakukan selama pembangunan maupun sesudahnya.

“Kajian sudah kita suapkan sejak 2021 lalu, penataan nantinya juga tidak di satu jalan saja. Mulai dari PLN sampai area Alun-alun, Kahuripan, Majapahit, dan ruas-ruas sekitarnya. Titik parkir juga sudah kita skenariokan, seperti di lahan eks DLH dan beberapa kantong parkir perkantoran di Kayutangan,” ujar Heru.(Adv)

 

 

 

Pewarta: Lutfia
Editor: Ubaidhillah