Pemkab Kediri Realisasikan Bantuan Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Ngadiluwih Akhir Juni 2022
Kediri

Caption: Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meninjau lokasi kebakaran Pasar Ngadiluwih, Minggu (8/5/2022). (Doc: Istimewa)

Satukanal.com, Kabupaten Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bakal segera menyalurkan bantuan kepada pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Ngadiluwih.

Sejauh ini terdata sebanyak 25 pedagang Pasar Ngadiluwih yang terdampak kerugian. Untuk bantuan kepada pedagang terdampak rencananya mulai disalurkan pada akhir Juni 2022.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, penyaluran bantuan harus segera dilakukan, mengingat puluhan pedagang sudah mulai berjualan di tempat relokasi yang sudah disediakan Pemkab Kediri.

“Bagaimanapun bantuan untuk pedagang di Pasar Ngadiluwih yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu itu harus segera disalurkan, karena mereka sudah mulai kembali berjualan,” kata Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana, Kamis (26/5/2022).

Baca Juga :  Kabar Buruk Persikmania Jelang Bentrok vs Bhayangkara FC, 3 Pilar Persik Kediri Dibekap Cedera!

Mas Dhito menjelaskan, bantuan tersebut bakal bersumber dari Bantuan Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Kediri.

Pihaknya berharap, dengan bantuan yang akan diberikan tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi pedagang di pasar setempat.

Terpisah, Plt Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih menuturkan, saat ini pihaknya tengah memverifikasi ulang data pedagang penerima bantuan.

Verifikasi ulang ini, kata dia, dilakukan karena adanya update data pedagang yang diterimanya.

Baca Juga :  Tumbang di Kandang, Persik Kediri Digilas Borneo FC dengan Skor 1-2

Selanjutnya, secara jumlah bantuan juga masih dalam proses pendataan berdasarkan jumlah kerugian pedagang.

“Progres sekarang, Pemerintah Kabupaten Kediri tengah memverifikasi ulang data pedagang. Targetnya akhir Juni kita (Pemkab) akan merealisasikan bantuannya,” bebernya.

Untuk diketahui, per 26 Mei 2022 jumlah penerima bantuan tersebut bertambah menjadi 52 pedagang. Jumlah ini bertambah dibandingkan data awal yang berjumlah 44 pedagang. (ADV)

Pewarta: Anis
Editor: U Hadi