Pemkab Kediri Bangun Palang Pintu Perlintasan KA Branggahan, 6 Penjaga Pos Bakal Digaji Pakai APBD | SATUKANAL.COM
Kediri

Caption: Penjagaan perlintasan KA di Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Doc: Istimewa

Satukanal.com, Kabupaten Kediri – Pemasangan palang pintu perlintasan Kereta Api (KA) sedang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.

Selain palang pintu, pos penjagaan juga sedang dibangun di perlintasan KA Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwi, Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menargetkan pemasangan palang pintu di Jalan Merah Dusun Krajan, Desa Branggahan, tersebut rampung pada akhir bulan depan.

Adapun anggaran yang digunakan untuk pemasangan palang pintu dengan lebar tujuh meter, yang dipasang di kedua sisi perlintasan, menghabiskan Rp191.034.000.

Lalu untuk pembangunan pos jaga menghabiskan anggaran Rp98 juta. Dana pembangunannya bersumber dari APBD Kabupaten Kediri tahun 2022.

“Akhir bulan ini (palang pintu) sudah rampung,” jelas Mas Dhito sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga :  Peringatan Hari Anak Nasional, PPA Kecam Dugaan Pencabulan Oknum Guru di Kota Kediri

Mas Dhito menyebutkan, perlintasan sebidang tanpa palang pintu diiringi arus lalu lintas KA yang tinggi menjadi ancaman bagi pengguna jalan yang melintas.

Untuk itu, diperlukan palang pintu untuk mencegah terjadinya insiden kecelakaan di perlintasan KA.

Sedangkan untuk perlintasan lain yang belum terpasang palang pintu masih dalam proses pengkajian, untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

“Kalau (perlintasan) tanpa palang pintu, risiko terjadi kecelakaan sangat besar. Saya tidak mau hal itu terjadi di Kabupaten Kediri,” ujar Mas Dhito.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri, Joko Suwono melanjutkan, saat ini proses pembangunan palang pintu di perlintasan Branggahan sedang dalam tahap pemasangan.

Selain pemasangan palang pintu, di titik tersebut juga sedang dibangun pos penjagaan.

Baca Juga :  Operasional Bandara Doho, Bupati Kediri Sebut Bakal Jadi Pusat Penyangga Baru Jawa Timur 

Joko menerangkan, pihaknya telah mempersiapkan enam orang petugas penjaga pos palang pintu di perlintasan tersebut.

Mereka direkrut dari warga sekitar, dan saat ini sedang menjalani pembekalan di Jombang untuk menjalani proses magang.

“Kita akan gaji dari APBD. Mereka sedang kita magangkan di Jombang sebelum nantinya benar-benar bertugas menjaga perlintasan,” tutur Joko.

Kepala dinas yang gemar bersepeda ini berharap, dengan dipasangkan palang pintu di Branggahan dapat meningkatkan keamanan serta mampu memperlancar lalu lintas di daerah tersebut.

Pasalnya, di perlintasan yang berdekatan dengan Simpang Branggahan ini acap kali terlihat terjadi penumpukan kendaraan.

“Sekarang masih dalam tahap pemasangan palang pintu,” pungkas Joko. (ADV)

Pewarta: Anis
Editor: U Hadi