Pemegang Paspor RI Tanpa Tanda Tangan Kini Dapat Ajukan Endorsmen Di Kantor Imigrasi | SATUKANAL.COM
Kantor Imigrasi

Satukanal.com, Nasional – Direktorat Jenderal Imigrasi terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

Hal itu dilakukan untuk mencari penyelesaian atas masalah yang terjadi terhadap pemegang Paspor RI yang hendak memasuki wilayah Jerman,

“Sampai dengan saat ini Ditjen Imigrasi berkoordinasi dengan Kemenlu untuk menyampaikan kondisi ketidaknyamanan masyarakat pemegang Paspor RI, agar dapat diberikan solusi,” jelas Direktur Lalu Lintas Keimigrasian, Amran Aris, Sabtu (13/08/2022).

“Sebagai langkah awal, Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian telah mengeluarkan surat edaran. Di dalamnya dinyatakan bahwa bagi WNI dengan paspor tanpa kolom tanda tangan, dan ingin bepergian ke Jerman dan sekitarnya dapat melakukan endorsement tanda tangan,” lanjut Amran.

Dalam Surat Edaran Dirlantaskim No IMI.2.UM.01.01-3.3773 perihal Peneraan Tanda Tangan Pemegang Paspor RI, disebutkan bahwa Kepala Divisi Keimigrasian agar memerintahkan kepada seluruh Kepala Kantor Imigrasi di wilayah kerjanya.

Segenap Kepala Kantor Imigrasi diperintahkan mengakomodir permohonan peneraan tanda tangan pemegang paspor RI, bagi pemegang paspor tanpa kolom tanda tangan pada halaman pengesahan oleh Kepala Kantor atau pejabat imigrasi.

“Masyarakat pemegang paspor elektronik atau nonelektronik yang ingin menerakan tanda tangan pada halaman endorsement paspor, dapat segera mengajukan permohonan di Kantor Imigrasi maupun Perwakilan RI terdekat tanpa dikenakan biaya apapun,” papar Amran.

Sejak tahun 2019, berdasarkan Kepmenkumham No M.HH-01.GR.01.03.01.3059 tahun 2019 tentang Spesifikasi Teknis Pengamanan Khusus Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor, Direktorat Jenderal Imigrasi telah menerbitkan paspor elektronik dan nonelektronik tanpa adanya kolom tanda tangan, dengan pertimbangan efisiensi.

Sebagai informasi, Direktorat Jenderal Imigrasi telah mendaftarkan Paspor Indonesia ke dalam ICAO-PKD dan telah diakui, sehingga keabsahannya telah dikenali secara luas di seluruh negara di dunia.

Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Kementerian Luar Negeri akan menyerahkan Nota Diplomatik dan Spesimen Dokumen Paspor selama 5 tahun terakhir kepada Kedutaan Jerman di Jakarta.

Direktorat Jenderal Imigrasi akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait perkembangan permasalahan yang tengah berkembang.

Amran menegaskan pihaknya berkomitmen untuk mengupayakan penyelesaian bagi masyarakat yang terkendala. (ADV)

Penulis: Lutfia
Editor: U Hadi

Advertisements