Pelaku Pamer Payudara Di Bandara YIA Diduga Menderita Eksibisionis, Apa Itu? | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
pamer payudara

Profil Siskaee, Pelaku Pamer Payudara di Bandara YIA

Satukanal.com, Nasional – Publik dihebohkan aksi perempuan dengan sebutan Siskaee, berinisial FCN berusia 23 tahun yang menjadi pemeran video pamer payudara di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo.

Video aksi tak senonoh FCN itu viral di media sosial Twitter pada bulan lalu. Video berdurasi 1 menit 23 detik itu diunggah salah satu akun Twitter akhir November 2021 kemarin.

Imbas aksinya tersebut, FCN kini ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi. Selain itu polisi juga telah menggeledah kamar kos Siskaeee di Sleman.

Polisi menyebut FCN pemeran video viral pornografi ekshibisionisme pamer payudara dan kemaluan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo telah diperiksa psikolog.

“Hasil pemeriksaan psikologi pelaku memamerkan alat kelamin atau bagian tubuh ke orang lain dan ditargetkan pada orang yang tak dikenal dan di tempat-tempat publik, atau adanya keinginan kuat seseorang untuk ditonton/dilihat saat melakukan aktivitas seksual,” terang Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat rilis di kantornya, Sleman, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga :  Jangan Ketinggalan! Ini Jadwal Thomas Cup Indonesia Hari ini Senin 9 Mei 2022

Yuli mengungkap aksi ekshibisionisme Siskaeee itu telah dilakukan sejak 2017. Yuli menyebut dari hasil pemeriksaan psikologi Siskaeee ternyata mendapatkan kepuasan dengan saat melakukan aksi ekshibisionisme itu.

Mengetahui hal tersebut, masyarakat berbondong-bondong mencari tahu tentang apa itu eksibisionis. Berikuti ini merupakan pengertian, gejala, dan penyebab dari eksibisionis.

Apa itu Eksibisionis ?

Melansir dari Psychology Today Eksibisionis adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan mengekspos organ seksual, atau alat kelaminya kepada orang yang belum pernah mereka temui atau orang asing.

Hal tersebut dilakukan oleh penderita gangguan eksibisionis untuk mendapat sebuah kepuasan seksual dari prilaku yang ia lakukan tersebut. Kondisi ini termasuk ke dalam gangguan parafilik, yang memiliki arti sebagai ketertarikan seksual yang ekstrim yang bukan rangsangan genital yang normal.

Gejala awal penderita Eksibisionis

  • Menunjukkan perilaku menyimpang terjadi selama periode waktu enam bulan.
  • Menunjukkan perilaku menyimpang yang diulang dan hasilnya adalah gairah seksual yang ekstrim ketika menunjukkan alat kelamin kepada orang asing.
  • Perilaku tersebut membuat individu yang mengalaminya sangat tertekan kalau tidak menunjukkan alat kelaminya pada orang asing.
  • Kehidupan sosial, karir dan / atau sehari-hari terganggu.
Baca Juga :  Daftar UMP 2022, Jawa Tengah Terendah dan Tertinggi DKI Jakarta

Pengobatan Gangguan Eksibisionis 

Orang Gangguan Eksibisionis biasanya tidak mencari pengobatan sendiri dan tidak berpikir mereka memiliki masalah sampai mereka berakhir dalam masalah dengan hukum. Ketika mereka dikirim ke pengadilan dan diberitahu bahwa mereka harus mendapatkan perawatan, biasanya pertama kali mereka berpikir tentang sulitnya melalui perawatan.

Penting bagi individu dengan Gangguan Eksibisionis untuk menghadiri sesi terapi secara rutin untuk belajar mengatasi gangguan tersebut. Terapi Perilaku Kognitif dapat efektif untuk mengidentifikasi hal-hal yang menyebabkan dorongannya, dan cara menghadapi dorongan tersebut dengan cara yang sehat. Biasanya berupa latihan-latihan berikut ini:

  • restrukturisasi kognitif (mengidentifikasi dan mengubah pikiran yang menyebabkan perilaku)
  • pelatihan relaksasi (untuk mengurangi paparan impuls)
  • pelatihan keterampilan mengatasi (berbagai cara untuk berperilaku ketika perasaan gairah mulai terjadi).

 

Editor : Naviska