Pedagang, Ojol Dan Warga Dapat Pelatihan Bahasa Gratis Di Kampung Inggris
Kampung Inggris

Caption: Pembukaan program Pecel Baris di Global English Pare Kediri, Selasa (31/5/2022) (Anis/Satukanal.com)

Satukanal.com, Kabupaten Kediri – Pelatihan bahasa gratis yang dinamai Pecel Baris (Pekan Ceria Latihan Bahasa Inggris) di Kampung Inggris dimulai kembali.

Pecel Baris ini diperuntukkan buat warga dan pelaku penggerak ekonomi di kawasan Kampung Inggris. Pelatihannya digelar sebulan pada 24 Mei-24 Juni 2022.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelatihan yang mengakomodir warganya di kawasan Kampung Inggris.

Sebab, Kampung Inggris ini sudah menjadi ikon dan tumpuan di Kabupaten Kediri.

“Ada tiga dasar tumpuan Kabupaten Kediri, pertama Kampung Inggris, kedua SLG, dan ketiga bandara. Jadi harus dikelola dengan baik,” ujar Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana, saat membuka program Pecel Baris di Global English Pare, Selasa (31/5/2022).

Baca Juga :  Bupati Kediri Terima Keluh Kesah Emak-emak, Dilapori Janji Palsu Oknum Petugas

Mas Dhito melanjutkan, program Pecel Baris ini memiliki manfaat yang luar biasa. Untuk itu, program ini bakal dijadikan even tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri.

Dijelaskan Mas Dhito, program Pecel Baris ini bakal dijalankan selama satu bulan ke depan kepada warganya secara cuma-cuma atau gratis.

Tentunya, lanjut Mas Dhito, program ini diharapkan dapat memperkuat identitas para pelaku di kawasan Kampung inggris, di Kecamatan Pare.

“Jadi selama satu bulan ke depan, beberapa minggu, teman-teman PKL, Driver Ojol, dan seluruh elemen masyarakat di sekitar Kampung Inggris diberikan pelajaran Bahasa Inggris dengan cuma-cuma,” beber Mas Dhito.

Baca Juga :  Pangdam V Brawijaya Kunjungi Kodim 0809 Kediri, Beri Pesan Khusus Soal Penanganan Covid-19 dan PMK

Sementara itu, Pemilik Kursus Global English Pare, Toto Sudarmanto menjelaskan, dalam program Pecel Baris ini sejumlah materi bakal diberikan kepada para peserta.

Harapannya, warga sekitar mulai dari pedagang, pemilik warung, penyedia persewaan, laundry, ojol, dan lain sebagainya, semakin mahir berbahasa Inggris.

“Pesertanya yang sudah terdaftar 186 orang. Alhamdulillah ini menjadi awal sinyal positif tumbuhnya Kampung Inggris sejak pandemi Covid-19,” pungkas Toto.

Pewarta: Anis
Editor: U Hadi