Paul Pogba Gelandang Juventus Disandera Geng Bersenjata Dan Diperas 197 Miliar | SATUKANAL.COM
Paul Pogba

Paul Pogba (Foto: dailymail.co.uk)

Satukanal.com, Nasional – Bintang sepak bola Paul Pogba gelandang Juventus memberi tahu polisi Prancis bahwa dia disandera oleh ‘geng bersenjata ASSAULT RIFLES’ yang menuntut 11,5 juta poundsterling atau setara dengan Rp. 196.630.105.000,00  sebagai bagian dari plot pemerasan yang sudah berjalan lama yang diselenggarakan oleh saudara dan teman-temannya.

Dilansir dari dailymail.co.uk, bintang sepak bola Paul Pogba gelandang Juventus dilaporkan telah memberi tahu pihak berwenang Prancis tentang dugaan persekongkolan untuk memerasnya oleh geng yang menyeretnya ke apartemen Paris pada bulan Maret dan menuntut 11,5 juta poundsterling karena mereka mengancamnya dengan senapan.

Paul Pogba menyebut peristiwa mengerikan itu terjadi saat dirinya tengah bersama dengan teman masa kecilnya bernama Boubacar C, Adama C, saudaranya Mathias dan Machikour K di Prancis.

Setelah itu, dua orang pria yang mengenakan penutup kepala dan rompi antipeluru menyerbu apartemen tersebut.

Pada titik ini, Mathias meminta Pogba untuk membayar 11,5 juta poundsterling dengan dalih untuk “perlindungan” yang akan dia terima di masa mendatang.

Sumber-sumber peradilan di Paris mengkonfirmasi pada hari Minggu bahwa penyelidikan untuk percobaan pemerasan dalam geng terorganisir telah dibuka.

Kakak laki-laki dan teman masa kecil Paul Pogba ditetapkan sebagai tersangka

Pada Minggu malam, sebuah sumber yang dekat dengan kasus tersebut mengatakan kepada kantor berita Franceinfo bahwa ‘kakak laki-laki dan teman masa kecil’ Pogba semuanya ditetapkan sebagai tersangka.

Akan tetapi, Mathias – yang pernah bermain di sepak bola Inggris di Wrexham, Crewe dan Crawley Town – membantah klaim dari saudaranya yang lebih terkenal dalam cuitannya di Twitter.

Dia menulis: ‘Paul, Anda benar-benar ingin membungkam saya sepenuhnya untuk berbohong dan mengirim saya ke penjara, saya curiga sekarang itu benar, versi fakta saya terjadi dan tidak seperti Anda.”

Akan tetapi hal ini sangat berbeda dengan pernyataan yang diucapkan oleh Paul Pogba.

“Itu menakutkan,” kata Pogba seperti dikutip dari Le Monde via Football Italia, Selasa (20/9/2022).

“Keduanya menodongkan senjata ke arah saya. Diancam seperti ini, saya memberi tahu mereka bahwa saya akan membayar, tetapi mereka mulai berteriak: ‘Diam, tutup mata’,” lanjut Pogba,

“Salah satu dari dua pria berkerudung itu berbisik di telinga Roushdane. Ketika mereka pergi, Roushdane memberi tahu saya bahwa saya harus membayar, jika tidak, kami semua dalam bahaya.”

Kabar terbaru datang dari Mathias Pogba saudara Paul Pogba, geng pemeras tersebut termasuk Mathias Pogba dan empat orang lainnya telah ditahan kepolisian Prancis.

Paul Pogba berada di bawah perlindungan polisi karena kasus pemerasan yang dialami. Dan tengah menjalani masa pemulihan setelah melakukan oprasi lutut dan mempersiakan diri di ajang Piala Dunia 2022.

 

 

(aimatul/adinda)

 

Advertisements