Pabrik Kopra Di Mojokerto Terbakar, 7 Mobil Damkar Diterjunkan | SATUKANAL.COM

Satukanal.com, Mojokerto – Kebakaran terjadi di tempat pengolahan minyak goreng dengan bahan kelapa tua (kopra) di Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (4/6/2022). Dari pantauan satukanal.com, tampak 7 mobil Pemadam Kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Petugas kebakaran Suyitno mengatakan kebakaran terjadi sejak pukul 11.15 WIB.

Petugas kesulitan memadamkan Api karena bahan mudah terbakar.

“Kami kesulitan karena bahan mudah terbakar, yakni pabrik pengolahan minyak kelapa. Kita menggunakan foam (busa), karena kalau air ke minyak akan bertambah besar,” ungkap Suyitno kepada awak media di lokasi, Senin (4/7/2022).

Baca Juga :  Parpol di Kabupaten Mojokerto Akan Diguyur Banpol Rp 3,1 M Tahun Ini, Tertinggi 7 Tahun Terakhir

Penyebanya, diduga akibat oven kopra tempat memasak terlalu panas. Api yang membesar menyambar tumpukan sabut kelapa yang berada di samping oven.

“Dugaan sementara, api dengan cepat membesar karena oven terlalu panas dan banyak bahan yang mudah terbakar,” ujarnya.

Sementara itu, menurut pekerja di pabrik itu Suwanto mengatakan api tiba-tiba sudah membesar. Asap sudah membumbung tinggi.

“Persisnya kami tidak tau, namun tiba-tiba api sudah membesar dan asap hitam membesar,” ujarnya.

Terlihat dilapangan, api melumat bangunan dan mesin oven produksi hingga ludes. Tembok belakang pabrik di jebol memudahkan proses pemadaman.

Baca Juga :  Isu Konflik Sosial Galian C Jadi Salah Satu Pembahasan Bimkom Kodim 0815/Mojokerto

Karyawan lain Rudi menyebut, selain pengolahan minyak kelapa, pabrik tersebut merupakan tempat pengolahan kayu. Menurut dia, semua karyawan itu lari keluar karena kebakaran. “Ini minyak goreng (kopra). Karyawan sudah keluar semua,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Rio warga sekitar, pabrik ini sudah 3 kali mengalami kebakaran. Menurutnya, Hampir setiap tahun mengalami kebakaran.

“Ya sering mas, sudah tiga kali ini mengalami kebakaran,” paparnya.

Sampai berita ini tayang PMK masih berusaha memadamkan si Jago Merah.

 

 

 

Pewarta: Alawi 

Editor: Ubaidhillah