Omicron Masuk Jatim, Satgas Lacak Keluarga Besar Yang Ikut Liburan Ke Bali | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
omicron di Indonesia bertambah

ilustrasi varian baru virus corona (Foto: pixabay.com)

Satukanal.comNasionalWali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut, ada 2 warganya yang terkena varian Covid-19 Omicron. Menurutnya, dua warga tersebut tengah dirawat di rumah sakit.

“Ada, satu lagi sudah (terdeteksi), “Insyaallah 2 (yang terdeteksi). Sudah Omicron, katanya sudah Omicron informasinya” ujar Eri dilansir dari laman detik, Minggu (2/1/2022).

Eri belum bisa menyampaikan secara detail. Eri mengatakan, dua warga tersebut masih satu keluarga. Eri memastikan, 2 pasien tersebut bukan pasutri.

Namun dia juga belum bisa memastikan apakah mereka tinggal satu rumah atau hanya keluarga besar. Sebab mereka habis berlibur ke Bali dengan keluarga besarnya.

Kini Satgas Penanganan Covid-19 Surabaya sudah melakukan blocking area rumah keluarga terjangkit. Sembari terus meningkat tracing. “Area-area tempatnya dia kami lakukan blocking, juga untuk tempat-tempat yang lain,” terangnya.

Eri juga meminta warga Surabaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan. Sebab sampai saat ini, ahli pun masih mencari tahu sejauh mana bahaya infeksi Covid-19 varian Omicron ini.

Baca Juga :  Jangan Ketinggalan! Ini Jadwal Thomas Cup Indonesia Hari ini Senin 9 Mei 2022

Imbas varian Omicron yang telah terdeteksi di Indonesia, Warga negara Indonesia (WNI) yang kembali dari perjalanan luar negeri kini wajib mengikuti karantina selama 10-14 hari.

Hal itu diatur dalam Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pintu Masuk (entry point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi WNI Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Berdasarkan surat keputusan, WNI yang wajib karantina dengan jangka waktu 14 x 24 jam adalah yang pulang dari negara/wilayah yang telah mengonfirmasi transmisi komunitas varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 (Omicron).

Kemudian, secara geografis berdekatan dengan negara transmisi komunitas varian Omicron dan jumlah kasus konfirmasi varian Omicron lebih dari 10.000 kasus.

Baca Juga :  Eks Dirjen Holtikultura Kementan Ditahan KPK Terkait Kasus Korupsi Pupuk

Sementara itu, karantina dengan jangka waktu 10 x 24 jam wajib bagi WNI yang pulang dari negara/wilayah asal kedatangan selain dari negara yang memenuhi kriteria di atas.

Dalam Surat Keputusan Nomor 1/2020 itu, pelaku perjalanan luar negeri melakukan karantina di tempat akomodasi karantina terpusat yang pelayananannya meliputi penginapan, transportasi, makan, dan biaya RT-PCR.

Perlu diketahui, tempat karantina terpusat itu hanya berlaku bagi beberapa orang diantaranya:

  • WNI yang merupakan Pekerja Migran lndonesia (PMI) yang kembali ke lndonesia untuk menetap minimal 14 hari,
  • Pelajar/mahasiswa yang kembali ke lndonesia setelah menamatkan pendidikan atau melaksanakan tugas belajar di luar negeri,
  • Pegawai pemerintah yang kembali ke lndonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri,
  • Perwakilan Indonesia dalam ajang perlombaan atau festival tingkat internasional.

Editor : Naviska