Niat Sholat Idul Adha Saat Menjadi Imam, Makmum Dan Sendirian Dan 4 Amalannya
Idul Adha

Ilustrasi Salat Idul Adha (Doc: freepik)

Satukanal.com, Nasional– Adapun niat sholat Idul Adha yang perlu kalian ketahui sebelum menjalankan ibadah ini. Niat sholat Idul Adha memiliki bacaan yang berbeda saat menjadi imam, makmum dan sendirian. Sholat Idul Adha hukumnya adalah sunah muakkad, yakni salat sunah yang sangat dianjurkan.

Idul Adha merupakan salah satu Hari Raya umat muslim yang dirayakan setiap 10 Dzulhijah dalam penanggalan kalender Islam. Pada hari Raya Idul Adha yang biasa disebut juga dengan Lebaran Haji atau Idul Kurban, umat Islam dianjurkan melaksanakan salat Idul Adha.

Tata cara, pelaksanaan, syarat dan rukun salat Idul Adha mirip dengan salat lain, begitu pula dengan hal-hal yang membatalkan terhadap yang disunahkan tersebut.

Tak seperti pelaksanaan salat lima waktu, terdapat beberapa perbedaan teknis dalam pengerjaan shalat ied (termasuk salat Idul Fitri). Dikutip laman NU Online, salat ied tak didahului dengan azan maupun iqamah. Niat dan anjuran takbirnya juga berbeda.

Waktu pelaksanaan salat ied adalah setelah matahari terbit hingga masuk waktu zuhur dan untuk salat Idul Adha, dianjurkan mengawalkan waktu demi memberi kesempatan yang luas kepada masyarakat yang hendak berkurban setelah menjalani ibadah salat ied.

Salat ied dilaksanakan sebanyak dua rakaat yang setiap rakaatnya disunahkan membaca takbir, dilakukan secara berjamaah yang dilanjutkan dengan khotbah salat Ied. Pada rakaat pertama salat, takbirnya sebanyak 7 kali. Kemudian pada rakaat kedua, 5 kali takbir.

Meski begitu, apabila terlambat datang atau mengalami udzur (halangan) lain, salat Idul Adha boleh dilakukan secara sendiri-sendiri (munfarid) di rumah daripada tidak sama sekali.

Mengingat hukum kesunahan melaksanakan salat Idul Adha tersbut, maka apabila dalam kondisi udzur, menunaikannya dengan jalan mengambil hukum-hukum pokoknya saja.

Niat Sholat Idul Adha

Bagi yang akan menjalankan ibadah shalat Idul Adha, diwajibkan untuk membaca niatnya terlebih dulu. Nah, berikut ini bacaan niat sholat Idul seperti dilansir situs NU:

Baca Juga :  Puasa Muharram 2022, Kapan Jadwalnya dan Bagaimana Niat Puasanya?

Niat Sholat Idul Adha Untuk Imam

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati imaman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat salat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah ta’ala.”

Niat Sholat Idul Adha Untuk Makmum

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati makmuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Niat Sholat Idul Adha Sendirian

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa

Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

Doa Setelah Sholat Idul Adha

Di atas telah dijelaskan niat sholat Idul Adha, setelah melakukan shalat Idul Adha, umat Muslim dianjurkan membaca doa setelahnya. Adapun bacaannya doanya seperti di bawah ini:

1.Membaca Istighfar 3 Kali

Sebagian orang baca istighfar 3 kali usai shalat Idul Adha yang bunyinya sebagai berikut:

Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

2. Membaca Doa Keselamatan

Selain membaca Istighfar, bisa juga dengan menambahkan doa keselamatan usai shalat Idul Adha yang bunyinya seperti berikut:

Allahumma antassalam waminkassalam tabarakta Ya Dzaljalali wal ikram.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik,”

3. Membaca Kalimat Tauhid

Kalimat tauhid juga bisa Anda jadikan sebagai doa lainnya usai melaksanakan shalat Idul Adha yang bunyinya sebagai berikut:

Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah, Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

“Tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan. Bagi-Nya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Baca Juga :  Link Download Ayat Kursi MP3 di Ponsel, Ampuh Usir Setan!

Tata Cara Sholat Idul Adha Sendiri

Rakaat Pertama

  • Memulai salat dengan takbiratul ihram.
  • Membaca doa Iftitah Takbir tambahan dengan total 7 (tujuh) kali pada rakaat pertama.
  • Membaca surah al-Fatihah
  • Membaca surah yang dianjurkan, yaitu Surah al-A’la
  • Rukuk dengan tuma’ninah
  • Iktidal
  • Sujud
  • Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua
  • Duduk istirahat sejenak sebelum bangun untuk melaksanakan bangkit dari sujud

Rakaat Kedua

  • Takbir dengan total 5 (lima) kali pada rakaat kedua setelah takbir intiqāl (bangkit dari sujud).
  • Membaca Surah al-Fatihah
  • Membaca surah yang dianjurkan, yaitu Surah al-Ghaysiyah
  • Rukuk dengan tuma’ninah
  • Iktidal Sujud Duduk di antara 2 sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua
  • Duduk tasyahud akhir (tawarruk)
  • Salam.

Amalan di Hari Raya Idul Adha

Tak hanya itu, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan umat Muslim pada Hari Raya Idul Adha untuk mendapatkan limpahan pahala. Adapun beberapa amalan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Puasa Arafah: Puasa sunah ini dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum perayaan Idul Adha
  2. Puasa Tarwiyah: Puasa sunah tarwiyah salah satu amalan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang bisa dilalukan untuk menyambut Idul Adha.
  3. Berkurban: Amalan ini dianjurkan untuk dilakukan umat muslim pada hari tasyrik yakni pada 10, 11, 12, dan 13 di bulan Dzulhijjah.
  4. Berkurban: Amalan ini dianjurkan untuk dilakukan umat muslim pada hari tasyrik yakni pada 10, 11, 12, dan 13 di bulan Dzulhijjah.

Demikian penejasan mengenai niat sholat Idul Adha saat menjadi imam, makmum dan sendirian. Seperti diketahui, terdapat perbedaan niat sholat Idul Adha ketika menjadi imam, makmum dan sendirian. Ada pula doa setelah sholat Idul Adha serta tata cara sholat Idul Adha sendirian. Semoga bermanfaat.

 

(Adinda)