Mulai Bermunculan Spanduk Dukungan Capres 2024 Di Kota Malang, Ini Sikap Satpol PP Dan Bawaslu | SATUKANAL.COM
Malang

Caption: Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono

Satukanal.com, Kota Malang – Beberapa sudut di Kota Malang seperti sekitar area Stadion Gajayana hingga Jalan Sukarno-Hatta mulai terlihat banner atau spanduk dukungan terhadap calon presiden (Capres) di Pemilu 2024 mendatang.

Pengamatan Satukanal.com, beberapa banner tersebut di antaranya berisi dukungan kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Sampai saat ini, baik Satpol PP maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Malang masih belum memiliki sikap tegas terkait pemasangan atribut politik tersebut.

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono mengatakan, terkait masalah ini pihaknya masih akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Kota Malang.

Baca Juga :  Rayakan Seabad ‘Si Binatang Jalang’, Berbagai Komunitas di Kota Malang Gelar Sumbang Suara Sang Bohemian

“Kita koordinasikan dulu dengan KPU atau Bawaslu. Karena terkait spanduk politik kita belum tahu regulasinya seperti apa,” ujar Heru, Selasa (5/7/2022).

Heru menuturkan, jajaran Satpol PP Kota Malang akan segera mengusut perihal perizinan pemasangan banner Capres yang telah terpampang di beberapa titik di Kota Malang.

Satpol PP Kota Malang dipastikan akan melakukan penertiban apabila banner tersebut dipasang pada area yang dilarang, dan malah menjadi sampah visual.

“Intinya banner yang berada di tempat-tempat terlarang kita ambil, kayak alun-alun, dan jalan Ijen. Selain itu juga (banner) yang tidak memiliki izin,” beber Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat.

Baca Juga :  Tangkal Radikalisme di Kalangan Mahasiswa, Universitas Brawijaya Gandeng BNPT untuk Kenalkan Karakter Bangsa

Ketua Bawaslu Kota Malang, Alim Mustofa menjelaskan, sejatinya tidak masalah bagi para politikus maupun pendukung Capres untuk melakukan pemasangan spanduk, asalkan tidak mengganggu ketertiban umum.

Adapun sejauh ini, lanjut Alim, belum ada permasalahan yang timbul akibat terpampangnya banner dukungan untuk capres 2024 di Kota Malang.

“Saya pikir masih tidak apa-apa. Karena prinsipnya belum ada peserta pemilu. Jadi belum mengikat,” jelas Alim.

Pewarta: Lutfia
Editor: U Hadi