Merebaknya PMK Di Mojokerto Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi, Pedagang: Normal, Tapi Barang Susah Dicari
May 27, 2022
Mojokerto

Caption: Pedangan daging sapi di Pasar Mojosari, Hj Nusulikah (61), saat diwawancara di kiosnya, Rabu (11/5)/2022)

Satukanal.com, Kabupaten Mojokerto – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi merebak hampir di seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Data Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mojokerto, per tanggal 10 Mei 2022 ada sebanyak 616 ekor sapi yang terinfeksi PMK, dan enam ekor sapi di antaranya mati.

Kendati merebak wabah PMK pada sapi, nyatanya penjualan daging sapi di Pasar Mojosari di Kabupaten Mojokerto tetap normal. Harga daging sapi pun juga masih normal.

Salah satu pedangan daging sapi di Pasar Mojosari, Hj Nusulikah (61) mengatakan, isu wabah PMK tidak berdampak terhadap penjualan daging sapi di tempatnya.

Baca Juga :  Lima Anak Sapi di Jombang Mati, Diduga Terjangkit Wabah PMK

“Saat ini kami jual dengan harga Rp110 ribu sampai Rp115 ribu per kilogram,” ujar pedagang asal Pungging ini saat ditemui di kios miliknya, Rabu (11/5/2022).

Diakui Nusulikah, daging sapi masih sulit ditemui di pasaran, walaupun demikian harganya masih normal seperti hari-hari biasa.

“Tidak ada pembatasan pengambilan daging sapi, cuma agak susah ditemui, dan daya beli masyarakat pun menurun,” sebutnya.

Menurut Nusulikah, dua hari menjelang Idulfitri, harga daging sapi sempat mengalami kenaikan Rp5ribu per kilogramnya, menjadi Rp120 ribu sampai Rp115 ribu per kilogram.

“Kemarin naik dua hari sebelum Hari Raya (Idulfitri), sekarang sudah turun,” tuturnya.

Baca Juga :  Randy Bagus Divonis 2 Tahun Penjara

Sementara itu, salah satu pedagang daging di Pasar Kedung Maling, Didiek Nurdiansyah (41), juga mengatakan hal yang sama. Ia menyebut harga daging sapi masih normal.

Didiek menjelaskan, harga daging sapi di tempatnya masih Rp120 ribu per kilogram, harga tersebut belum mengalami penurunan sejak Idulfitri.

“Harga masih sama seperti waktu lebaran, masih tinggi Rp120 ribu per kilogram untuk daging dengan kualitas bagus,” paparnya.

Menurut Didiek, kenaikan harga daging sapi terjadi sejak dua hari sebelum Idulfitri, dan kenaikanpun secara bertahap.

“Naiknya bertahap, normal Rp100 ribu per kilogram, tidak langsung Rp120 ribu,” tandasnya.

Pewarta: Alawi
Editor: U Hadi