Menikmati Gurihnya Serabi Belimbing Ala Kota Blitar Bikinan Asna Rosida, Legit Lo...
Serabi Belimbing

Caption: Asna Rosida menunjukan serabi belimbing hasil buatanya (Bahtiar/Satukanal.com)

Satukanal.com, Blitar – Asna Rosida (48), ibu dua anak asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, ahli dalam mengolah buah belimbing menjadi jajanan serabi.

Serabi belimbing produksi Asna memiliki rasa khas, yaitu perpaduan gurih dan manis buah belimbing.

“Belimbing menjadi salah satu ikon Kota Blitar, dan pusatnya di Kelurahan Karangsari. Saya mencoba mengolah belimbing untuk aneka jajanan salah satunya serabi,” kata Asna, Senin (30/5/2022).

Asna mulai memproduksi serabi belimbing sejak awal pandemi Covid-19 pada 2020.

Ia mencoba membuat bisnis serabi belimbing setelah usaha utamanya, yaitu memproduksi enting-enting geti turun drastis sampai 75 persen akibat adanya pandemi Covid-19.

Sebelum pandemi, produksi enting-enting geti di tempat Asna mencapai dua sampai tiga ton per bulan.

Bahkan, ketika momen Hari Raya Idul Fitri, produksi enting-enting geti milik Asna bisa mencapai enam ton.

Baca Juga :  Bupati Blitar Gencar Tingkatkan Ekonomi Desa Melalui Program OVOP

“Ketika terjadi pandemi, produksi enting-enting geti saya turun sekitar 75 persen. Saya berpikir usaha kuliner lain untuk bertahan di masa pandemi, akhirnya ketemu serabi,” ujarnya.

Asna memilih memproduksi serabi karena masih jarang di Kota Blitar. Selain itu, kebetulan Asna juga gemar makan serabi.

“Biar beda, saya mengkombinasikan buah belimbing khas Karangsari untuk toping serabi,” bebernya.

Usaha serabi belimbing milik Asna lumayan berkembang.

Sekarang, ia memiliki pelanggan tetap serabi belimbing. Dalam sehari, Asna mendapat pesanan minimal 200 serabi belimbing.

Belum lagi, Asna juga sering mendapat pesanan serabi belimbing untuk hajatan maupun oleh-oleh. Ia menjual serabi belimbing dengan harga Rp 2.000 per biji.

“Hasil penjualan serabi belimbing bisa untuk bertahan selama pandemi Covid-19,” akunya.

Baca Juga :  Tumpukan Gula PG RMI Blitar Roboh Timpa 2 Karyawan, 1 Tewas

Proses pembuatan dan bahan serabi belimbing juga sederhana. Bahannya yaitu tepung beras, santan, gula, garam, dan air yang dicampur menjadi satu adonan.

Adonan beberapa bahan itu kemudian dicetak dengan durasi memasak sekitar lima sampai 10 menit.

Adonan yang sudah dalam bentuk cetakan itu kemudian diberi toping belimbing. Belimbing yang digunakan untuk toping serabi sudah dioalah menjadi manisan.

“Belimbingnya saya jadikan manisan dulu untuk mengurangi kadar air, dan biar rasa buahnya tetap merasuk,” paparnya.

Serabi belimbing produksi Asna bisa bertahan 24 jam. Tak jarang, beberapa pelanggan memesan serabi belimbing untuk oleh-oleh.

“Kalau dibuat oleh-oleh biasanya saya minta serabinya dimasukkan ke kulkas. Nanti kalau mau dimakan tinggal dihangatkan lagi,” pungkas dia.

Pewarta: Bahtiar
Editor: U Hadi