Melihat Candi Brahu, Candi Yang Diklaim Tertua Di Jawa Timur | SATUKANAL.COM
Candi Brahu

Caption: Candi Brahu di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Doc: Alawi/Satukanal.com

Satukanal.com, Kabupaten Mojokerto – Desa Bejijong di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kaya akan wisata religinya. Salah satunya ialah Candi Brahu.

Candi ini tepatnya terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong.

Koordinator Wilayah Pemelihara Candi Brahu, Marsaid mengatakan, candi ini merupakan candi tua dibandingkan dengan candi-candi yang ada di Trowulan.

“Candi Brahu ini dikelilingi candi kecil-kecil seperti Candi gentong, Candi Muteran, Candi Tengah, Candi Gedong, dan Candi Gentong. Candi ini tertua di Trowulan, bahkan di Jawa Timur,” jelas Marsaid, Jumat (5/8/2022).

Marsaid menuturkan, nama Brahu konon berasal dari kata ‘Wanaru’ atau ‘Warahu’.

Candi Brahu ini dibuat pada tahun 861 Saka atau 9 September 939 Masehi.

Letak Candi Brahu di sekitar Jalan Raya Jombang-Mojokerto.

Arah menuju Candi Brahu adalah masuk ke jalan yang tepat berada di depan Badan Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur, ke arah barat sekitar dua kilometer.

Baca Juga :  Edarkan Ciu Bekonang via Medsos, 2 Remaja Gedeg Mojokerto Diringkus Polisi

Menurut Marsaid, Candi Brahu diduga sebagai tempat pembakaran jenazah raja-raja Brawijaya. Namun dari hasil penelitian menunjukkan tidak ada bekas abu atau mayat, kerena bilik candi sekarang sudah kosong.

“Candi Brahu bercorak agama Budha. Hal ini berdasarkan pernah ditemukannya benda-benda kuno di komplek candi, seperti arca-arca logam, alat upacara dari logam, yang menunjukkan ciri-ciri agama Budda,” ucap Marsaid.

Candi Brahu menghadap ke arah barat, dengan dasar persegi panjang 18 x 22 meter. Tinggi candi yang tersisa sampai saat ini sekitar 20 meter.

“Ini mengartikan kita hidup menghadap ke timur, dan mati menghadap ke arah barat,” tuturnya.

Baca Juga :  Ekowisata Tanjungan Mojokerto Tawarkan Kemolekan Waduk, Masakan Tradisional hingga Wisata Ramah Anak

Candi Brahu terbuat dari batu bata merah. Bentuk Candi Brahu tidak tegas berbentuk persegi, melainkan dengan sudut banyak dan tumpul. Atap candi juga berbentuk dengan sudut banyak dan puncak datar.

“Bagian tubuh dan atap candi tidak ada ukiran maupun relief. Susunan batanya pada kaki, dinding tubuh, dan atap candi diatur sedemikan rupa hingga membentuk gambar pola geometris,” jelas Marsaid.

Kendati oleh Marsaid diklaim sebagai candi tertua, namun sejatinya ada candi yang lebih dahulu dibangun dibanding Candi Brahu di Kabupaten Mojokerto.

Candi tersebut ialah Candi Lor di Kabupaten Nganjuk. Candi Lor dibangun pada tahun 589 Saka atau 937 Masehi oleh raja pertama Kerajaan Medang Jawa Timur, Mpu Sindok.

Pewarta: Alawi
Editor: U Hadi