Mayat Seorang Pria Ditemukan Membusuk Di Semak-semak Alas Jebul Mojokerto, Diduga Korban Laka
Mojokerto

Caption: Proses evakuasi penemuan mayat di Alas Jembul, Dusun/Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/6/2022)

Satukanal.com, Kabupaten Mojokerto – Seorang pria ditemukan tewas di antara semak-semak di Alas Jembul, Dusun/Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (15/6/2022).

Korban ditemukan di saluran air kedalaman sekitar dua meter di kawasan hutan.

Kapolsek Jatirejo, AKP Sukoco menjelaskan, jenazah korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk. Identitas korban diketahui bernama Hariono (35), warga Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Menurut Sukoco, kondisi jalanan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) memang dikenal sebagai tikungan rawan kecelakaan.

Sementara korban Hariono, kata Sukoco, merujuk informasi dari masyarakat biasanya pulang ke rumahnya satu atau dua minggu sekali.

“Korban ini kerja bangunan, biasanya korban ketika berangkat kerja pulangnya selalu ke rumah kampung di Puri, itu sudah kebiasaan korban yang kadang satu minggu sampai dua minggu sekali,” jelas Sukoco.

Baca Juga :  UNIM Gelar Semnas Pendidikan Merdeka Belajar

Sukoco melanjutkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, korban Hariono berangkat dari rumah pada hari Sabtu (11/6/2022) sekitar 05.30 WIB.

Sehari-hari, korban Hariono bekerja sebagai buruh di sebuah tempat kerja di Mojogeneng, Jatirejo, Mojokerto.

Sudah menjadi kebiasaan korban Hariono pulang ke kediamannya di Puri dengan melalui Alas Jembul, di Dusun/Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Sementara di Alas Jembul tepatnya di TKP korban Hariono ditemukan terdapat tikungan tajam.

“Ditambah lagi lokasi rimbun, sehingga kalau ada orang atau sepeda motor yang masuk di situ (TKP) tidak akan kelihatan,” papar Sukoco.

Baca Juga :  Isu Konflik Sosial Galian C Jadi Salah Satu Pembahasan Bimkom Kodim 0815/Mojokerto

Adapun jasad korban Hariono pertama kali ditemukan oleh seorang kernet truk muatan batu. Kernet tersebut melihat sepeda motor berada di semak-semak.

“Setelah dicek ternyata ada kejadian kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tutur Sukoco.

Dibantu para relawan, polisi akhinya mengevakuasi mayat korban Hariono. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas terdekat.

“Kami juga mengamankan sepedah motor dan identitas korban. Selain itu kami mendalami apakah ini kecelakaan tunggal atau bukan,” tandasnya.

Sementara aparat kepolisian, lanjut Sukoco, menduga korban Hariono meninggal sekitar lima hari yang lalu.

Pewarta: Alawi
Editor: U Hadi