SATUKANAL.COM
Mastitis itu Apa
ilustrasi ibu menyusui (Foto: Freepik)
Kanal Kesehatan BERITA Lifestyle

Mastitis itu Apa? Sering Terjadi pada Ibu Hamil, Begini Gejalanya

Satukanal.com, Nasional Mastitis itu apa? menjadi pertanyaan yang sering ditanyakan akhir-akhir ini. Saking seringnya, hingga menjadi salah satu topik pencarian terbanyak di Google pada Rabu (7/9/2022). Lalu, apa sebenarnya mastitis? Simak ulasan di bawha ini.

Mastitis itu Apa?

Mastitis pada ibu menyusui (lactating mastitis) adalah infeksi jaringan payudara saat ibu sedang menyusui, terutama terjadi karena tersumbatnya saluran air susu ibu oleh ASI yang menggumpal (clogged milk duct) dan disertai bakteri yang masuk ke dalam jaringan payudara ibu melalui puting susu.

Mastitis jenis lain (non-lactating mastitis) bisa juga terjadi pada ibu yang tidak menyusui, tapi kondisi ini jarang ditemukan. Mastitis pada ibu menyusui ini sebenarnya tidak berkaitan dengan masalah kesehatan dari sang ibu, hanya saja terkadang stres dan rasa tidak percaya diri membuat proses menyusui memberikan efek samping tersebut.

Pembengkakan payudara dan salah posisi saat menyusui juga bisa menjadi penyebab mastitis pada ibu menyusui. Agar tidak terjadi, simak tanda, gejala dan pencegahan mastitis pada ibu menyusui berikut ini.

Tanda dan Gejala Mastitis pada Ibu Menyusui

Setelah mengetahui Mastitis itu Apa? Berikut ini adalah tanda-tanda serta gejala mastitis pada ibu menyusui yang perlu diketahui.

  • Nyeri pada payudara yang terkena.
  • Bengkak dan kemerahan pada kulit payudara.
  • Demam
  • Flu-like syndrome atau gejala seperti mengalami flu (seperti meriang dan menggigil).

Pencegahan Mastitis Pada Ibu Menyusui

Mastitis itu Apa
ilustrasi kesehatan ibu menyusui (Foto: unsplash)
  • Sering menyusui bayi secara langsung atau direct breastfeeding karena akan memastikan pengosongan payudara lebih optimal daripada memompa. Teknik menyusui yang benar perlu diperhatikan agar hisapan mulut bayi juga lebih optimal.
  • Sering memompa apabila tidak memungkinkan menyusui langsung (untuk menghindari terjadinya clogged milk ducts).
  • Kompres air hangat dan lakukan pemijatan payudara sebelum dan sesudah memompa untuk mengosongkan payudara secara optimal.
  • Hindari penggunaan bra menyusui yang terlalu ketat.
  • Jaga kondisi secara umum (cukup istirahat dan gizi). Jika memungkinkan, mintalah pertolongan pada suami, orang tua, atau suster untuk menjaga bayi agar ibu juga bisa cukup istirahat sehingga tidak mudah sakit.
  • Konsultasikan diri dengan konsultan laktasi jika terdapat masalah dengan teknik menyusui.

Pengobatan Mastitis pada Ibu Menyusui

Mastitis itu Apa? Adapun pengobatan pada ibu menyusui yang bisa dilakukan.

  1. Memperbaiki aliran ASI dengan melakukan direct breastfeeding atau menyusui langsung sesering mungkin. Jika terasa sakit, ibu dapat meringankan rasa sakitnya dengan dengan kompres air hangat dan pemijatan payudara sebelum dan sesudah menyusui. Namun bila tidak memungkinkan untuk menyusui karena nyeri yang dirasa cukup hebat, ibu bisa menggunakan alternatif lain seperti memompa atau breast pump. Selain itu, sangatlah disarankan bagi ibu untuk tidak menggunakan bra menyusui yang terlalu ketat agar terhindar dari gesekan area yang sakit.
  2. Mengurangi infeksi bakteri dengan pemberian antibiotik yang aman untuk ibu menyusui dan bayinya. Tapi, ibu harus berhati-hati karena selama menyusui ada beberapa obat-obatan yang dilarang untuk dikonsumsi karena bisa berbahaya bagi bayi. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter untuk pemberian terapi yang aman.

Segera periksa dan konsultasikan dengan dokter jika tanda dan gejala mastitis diatas terjadi pada ibu menyusui.

Demikianlah ulasan mengenai Mastitis itu Apa? lengkap dengan gejala dan tanda-tandanya juga. Semoga bermanfaat.

 

(putri/adinda)

Kanal Terkait

Satukanal.com