Mahasiswa Ngaku Positif Covid-19 Saat Ngampus, Begini Klarifikasi UB | SATUKANAL.COM
May 22, 2022
Mahasiswa Ngaku Positif Covid-19 Saat Ngampus, Begini Klarifikasi UB

Klarifikasi Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang (Foto : Instagram FH UB)

Satukanal.com, Malang – Sebuah postingan di media sosial Twitter tengah heboh, lantaran Mahasiswa UB mengaku positif Covid-19 saat dirinya usai mengunjungi Universitas Brawijaya (UB) tepatnya di Fakultas Hukum dan Gedung Rektorat.

Melalui akun Twitter miliknya yang bernama @____risaa mengunggah postingan pada 1 Juli 2021 pukul 20:52 lalu, dengan caption “Ke fakultas sama rektorat pas gw lagi positif WKWK agak feel guilty sih ” tulisnya.

Ketika tim Satukanal.com melihat postingan milik @____risaa, pada akun tersebut bertuliskan “tweet ini dilindungi” dan postingannya juga tak lagi dapat dilihat publik.

Adanya kabar tersebut sontak membuat pihak Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ambil sikap. Satgas Covid-19 FH UB langsung menyampaikan klarifikasi usai meminta keterangan kepada mahasiswa yang bersangkutan.

Baca Juga :  Ini Pesan Bupati Jombang ke Warga Jelang Hari Raya Idulfitri

Berikut adalah klarifikasi yang disampaikan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya melalui akun Instagram resminya:

  1. Tanggal 15 Juni 2021 mahasiswa yang bersangkutan datang ke Malang dengan tujuan ikut vaksin di Poliklinik UB
  2. Tanggal 17 Juni 2021 tes G-Nose di Poliklinik UB dengan hasil Negatif, setelah itu pergi ke kampus FH untuk mengambil KTM
  3. Tanggal 18 Juni 2021 datang lagi ke kampus FH dengan tujuan untuk mengambil KTM temannya. Namun dicek petugas KTM temannya tidak ada/bermasalah. Oleh petugas disarankan mengurus ke Rektorat. Selanjutnya yang bersangkutan ke rektorat lantai 2 ditemui petugas KTM
  4. Tanggal 18 Juni 2021, malam hari merasakan kehilangan penciuman dan rasa
  5. Tanggal 22 Juni 2021 melakukan btws swab antigen di politeknik UB dengan hasil positif
  6. Tanggal 22 Juni 2021 malam dijemput orang tuanya untuk dibawa pulang ke Sidoarjo
  7. Tanggal 1 Juli 2021, menulis status di Twitter dengan tujuan bercanda, namun menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan
  8. Tanggal 2 Juli 2021 pukul 18.00 WIB, Fakultas Hukum UB menerima informasi adanya Twitter dimaksud
  9. Tanggal 2 Juli 2021 pukul 19.00 WIB, Fakultas Hukum UB memanggil yang bersangkutan secara zoom untuk klarifikasi.
Baca Juga :  Fraksi-fraksi DPRD Tanggapi 2 Usulan Ranperda Pemkot Malang

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal